SuaraJabar.id - Setiap daerah biasanya memiliki legenda hidup, tokoh masyarakat yang dianggap shaleh dan memiliki ilmu kebatinan hingga kerap dimintai pertolongan untuk menghadapi kejadian yang di luar nalar atau berbau mistis.
Di Kampung Hegarmanah, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, warga memiliki sesosok orang yang kerap dimintai bantuan untuk menghadapi kejadian yang di luar nalar atau berbau mistis.
Namanya mak Nonoh. Yang membuatnya istimewa, perempuan berusia 1,2 abad atau 120 tahun ini bisa membantu proses medis seperti persalinan hingga menyembuhkan orang yang diduga diganggu makhluk halus atau jin.
Saat ditemui Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com di tempat tinggalnya, Mak Nonoh yang punya 5 anak, 12 cucu dan 10 cicit ini mengaku ikhlas membantu warga yang butuh pertolongannya.
Mak Nonoh dikenal sebagai ahli di bidang pengobatan alternatif khususnya berkaitan dengan hal-hal mistis.
Mulai dari orang yang kesurupan, penyakit ringan tapi tak sembuh-sembuh, hingga susah brojol atau melahirkan karena alasan non medis.
Dengan kemampuan ini, Mak Nonoh bahkan sering didatangi atau dipanggil orang dari luar desanya untuk minta bantuan.
"Biasanya menyembuhkan yang ketempelan jin, bisa kesurupan, tidak sadar, bertindak aneh, ada juga yang sakit ringan tapi tak sembuh-sembuh, susah melahirkan," jelasnya, Selasa (27/7/2021).
Menurut Nohoh dengan pertolongan Allah, melalui air dan sarana lainnya yang ia gunakan insyaallah bisa sembuh. Namun Ia menyerah jika ada yang datang mengaku kena teluh atau santet.
Baca Juga: Pedagang Ikan Cue Diciduk di Kandang Ayam Gara-gara Tunjukan Barang Miliknya pada Warga
"Pasien yang datang biasanya karena gangguan mistis yang sudah sudah mencoba upaya namun tak kunjung sembuh. Biasanya karena kecerobohan sendiri, gara-gara kencing sembarangan atau sembarang ucap, main ke lokasi tanpa Assalamualaikum dan permisi. Jadi diganggu sama makhluk halus atau jin penunggu lokasi itu," bebernya.
Nonoh mengaku selalu berusaha komunikasi dengan makhluk yang mengganggu pasiennya. Setelah berdoa dan menaburkan kemenyan, ia berusaha meminta mahluk halus yang mengganggu untuk pergi.
Ia tidak berguru untuk kemampuan ini. Nonoh mendapatkannya dari keluarga yaitu almarhum ayahnya.
“Emak mah gapunya guru, turunan dari orang tua aja, sudah turun temurun. Sekarang Emak juga siap menurunkan kemampuan ini, tapi keturunan belum ada yang siap, harus di bulan mulud (Maulid) dan umurnya harus sudah 60 tahun,” ungkap Nonoh.
Ia sendiri baru bisa membantu "pengobatan" warga sejak usia 90 tahun. Nonoh butuh waktu 30 tahun untuk belajar setelah ilmu pengobatan itu diturunkan oleh ayahnya.
Soal usianya yang sudah menginjak 120 tahun, anak bungsunya Nining (61 tahun) mengungkapkan kalau Mak Nonoh kelahiran tahun 1901. Mak Nonoh ini bahkan menjadi legenda hidup banyak generasi di Kampung Hegarmanah.
Berita Terkait
-
Novel Kereta Semar Lembu, Kutukan dan Takdir Lembu di Sepanjang Rel Jawa
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Drama Korea Hotel Del Luna: Hilang dari Mata, Tapi Tetap Terasa
-
Tayang Mei, Ryohei Otani dan Jin Young Bintangi Shota's Last Business Trip
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol