SuaraJabar.id - Entah apa yang ada di pikiran Hendi, seorang warga Nyantong, Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang. Kabupaten Tasikmalaya. Pria ini tega membacok Jajang Muhammad Ridwan yang merupakan tetangganya sendiri.
Kekinian, Hendi yang sempat membuat gempar warga di sekitar tempat tinggalnya tersebut telah ditangkap oleh anggota Polsek Cigalontang dan Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.
Hendi dicokok polisi setelah keluarga korban melapor.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno menjelaskan, penganiayaan dan pembacokan terjadi karena pelaku meresa kesal ditegur dan dinasihati oleh korban.
Teguran dan nasihat itu dilontarkan korban, saat korban mendapatkan musibah adanya keluarga yang meninggal, pelaku terkesan tidak peduli.
"Pelaku penganiayaan telah kita amankan. Motifnya adalah pelaku tidak terima karena ditegur oleh korban. Kebetulan korban sedang berduka. Ada keluarganya yang meninggal. Kemudian pelaku tidak menunjukkan rasa empati terhadap korban yang sedang berduka," kata Hario, Rabu (28/7/2021).
Ditambahkan Hario, penganiayaan berujung pembacokan itu bermula saat Minggu, 25 Juli 2021 sekitar pukul 03.30 WIB.
Pelaku mencegat korban yang hendak membeli rokok ke warung. Di tengah di perjalanan, tiba-tiba korban dihadang oleh pelaku yang kemudian memukul dengan tangan kanan mengepal.
Lalu membacok korban dengan sebilah golok ke bagian jidat, pipi sebelah kiri, tangan sebelah kiri, kemudian memukul dengan menggunakan pipa besi ke bagian kepala.
Baca Juga: Kerap Nasehati Tetangga, Ketua MUI Ini Tewas Dibacok
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, terang Hario, yakni satu buah golok, satu buah pipa besi, satu lembar bukti pengobatan ke UPT Puskesmas Tinewati.
"Korban mengalami kesakitan dan luka-luka, yaitu luka memar dan robek di bagian jidat, luka robek di bagian pipi sebelah kiri, luka robek di bagian tangan kanan," terang Hario.
Berita Terkait
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
THR untuk Anak Tetangga saat Lebaran 2026 Sebaiknya Berapa? Ini Kisaran Nominalnya
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Rekomendasi 5 Hotel di Blitar yang Nyaman dan Pas untuk Libur Lebaran
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Kritis tapi Santun: Sosok Andrie Yunus, Aktivis Kontras Korban Air Keras di Mata Sang Guru SMA