Wakos Reza Gautama
Rabu, 18 Maret 2026 | 20:15 WIB
Ilustrasi PJU. Wagub Jabar kecewa perbaikan penerangan jalan umum di Sumedang molor di tengah arus mudik. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, meninjau fasilitas mudik di Sumedang pada Rabu (18/3/2026).
  • Banyak Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur utama Sumedang tidak berfungsi saat arus mudik.
  • Kondisi gelap meningkatkan risiko kecelakaan dan potensi tindak kriminalitas bagi pemudik yang melintas.

SuaraJabar.id - Aspal mulus yang membentang di sepanjang jalur utama Kabupaten Sumedang seharusnya menjadi "karpet merah" yang nyaman bagi ribuan pemudik menuju kampung halaman. Namun, kenyamanan itu terancam buyar saat matahari terbenam.

Di balik jalan yang sudah diperbaiki, hantu kegelapan masih membayangi akibat banyaknya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi.

Ironi ini terungkap saat Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meninjau Pos Terpadu Mudik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Ciakar, Sumedang, Rabu (18/3/2026).

Di tengah hiruk-pikuk warga yang mulai membanjiri terminal, Erwan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat kesiapan fasilitas pendukung yang dianggap berjalan di tempat.

"Seharusnya ini cukup terlambat ditangani. Semestinya dari minggu-minggu yang lalu permasalahan PJU ini sudah selesai," cetus Erwan dengan nada menyayangkan.

Bagi Erwan, perbaikan PJU di saat arus mudik sudah mulai "membanjir" adalah sebuah keterlambatan yang berisiko tinggi. Pasalnya, mobilitas masyarakat di momen Lebaran 1447 H ini meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

Meski secara umum kondisi fisik jalan di wilayah Sumedang dilaporkan dalam keadaan prima, Erwan menegaskan bahwa penerangan jalan adalah elemen yang tak bisa ditawar.

Jalur yang gelap bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan taruhan nyawa bagi para pengendara yang melintas di tengah malam.

"Jalan alhamdulillah sudah cukup bagus, tapi sarana lain seperti PJU ini harus nyala dengan baik," tegasnya.

Baca Juga: Warga Ciamis Tenang! Stok Beras Melimpah 30 Ribu Ton, Satgas Pangan Jamin Aman Hingga Usai Lebaran

Bukan tanpa alasan Erwan bersuara lantang. PJU yang padam bak mengundang petaka dari dua sisi. Pertama, risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang yang terbatas.

Kedua, minimnya cahaya menjadi celah bagi pelaku tindak kriminal untuk beraksi di jalur-jalur sepi saat pemudik kelelahan.

Kini, pemerintah daerah dan instansi terkait seolah sedang berpacu dengan waktu. Puncak arus mudik tinggal menghitung hari, sementara perbaikan fasilitas krusial ini masih menjadi "pekerjaan rumah" yang menggantung.

Masyarakat kini berharap sentilan dari orang nomor dua di Jawa Barat ini bisa menjadi lecutan bagi petugas di lapangan untuk segera memanjat tiang-tiang lampu dan memastikan cahaya kembali benderang.

Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Lampu PJU di Sumedang Banyak yang Mati saat Mudik Lebaran, Wagub Erwan: Penanganan Terlambat"

Load More