- Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menjamin seluruh siswa mendapat akses pendidikan SMA/SMK pasca pemetaan calon murid baru 2026.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan opsi sekolah penyangga, SMA Terbuka, serta kerja sama dengan sekolah swasta bagi siswa.
- Dinas Pendidikan Jabar menggandeng 751 sekolah swasta guna menampung sekitar 78 ribu siswa yang tidak masuk sekolah negeri.
SuaraJabar.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, memberikan pesan penenang bagi para orang tua dan calon murid baru yang belum masuk dalam hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjamin bahwa setiap anak tetap memiliki peluang besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK sederajat melalui berbagai skema yang telah disiapkan.
Pernyataan ini menanggapi dinamika sistem pra-pendaftaran atau pemetaan yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat mengenai nasib kelulusan siswa di sekolah negeri.
Herman menjelaskan bahwa PCMB merupakan instrumen penting untuk melihat sebaran calon peserta didik sebelum memasuki tahapan pendaftaran resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Bagi siswa yang datanya sudah masuk dan terverifikasi dalam sistem pemetaan, mereka diminta segera mempersiapkan diri mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
"Bagi yang sudah terpetakan, silakan lanjutkan untuk mengikuti tahap berikutnya sesuai jadwal yang telah ditentukan. Proses ini dirancang untuk memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh calon siswa," ujar Herman Suryatman, dilansir dari Antara.
Menurut dia, salah satu opsi yang disiapkan Pemprov Jabar adalah optimalisasi sekolah penyangga guna menambah daya tampung peserta didik.
Selain itu pemerintah juga membuka kesempatan melalui Program SMA Terbuka bagi siswa yang belum memperoleh tempat di sekolah negeri.
Pemprov Jabar menyiapkan pula jalur melalui sekolah-sekolah yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.
Baca Juga: Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
"Nanti ada peluang dioptimalisasi sekolah penyangga, ada juga peluang di SMA Terbuka, dan ada juga peluang di sekolah yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar," katanya.
Ia meminta masyarakat menunggu informasi lanjutan yang akan disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar terkait mekanisme dan pelaksanaan program tersebut.
“Nanti ada apa informasi lebih lanjut dari Disdik Provinsi Jabar,” tuturnya.
Sebelumnya Disdik telah menggandeng sekitar 751 sekolah swasta di seluruh Jabar untuk memastikan akses pendidikan bagi peserta didik yang tidak tertampung di negeri dalam SPMB 2026.
Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan kerja sama dengan ratusan sekolah swasta tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah setelah melakukan pemetaan calon murid baru.
"Kami ingin tetap memberikan pelayanan terbaik agar seluruh anak di Jawa Barat bisa mengakses pendidikan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
-
Pemprov Jabar Beri Subsidi Rp2,7 Juta Bagi Siswa yang Gagal Masuk Negeri
-
Mahasiswa Bandung Raya Kepung DPRD Jabar, Kritik Kebijakan Pemerintah
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Korupsi Rp18 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Absen Pemeriksaan Kejati Jabar Alasan Sakit
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap
-
Sengketa Lahan SDN 026 Memanas, Wali Kota Bandung Tegas Pasang Badan Demi 900 Siswa