SuaraJabar.id - Dua unit telepon seluler atau ponsel milik Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya raib digondol maling, Rabu (29/7/2021). Mirisnya, dua ponsel yang raib tersebut merupakan ponsel yang digunakan untuk fasilitas layanan darurat kesehatan Call center 119, termasuk layanan kedaruratan Covid-19.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Titie Purwaningsari membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, hilangnya ponsel layanan darurat kesehatan 119 tersebut membuat masyarakat Tasikmalaya akan terhubung ke pusat saat menghubungi 119. Hal ini akan membuat layanan terhadap masyarakat memakan waktu lebih lama dari biasanya.
Aksi pencurian ponsel 119 ini terjadi di Kantor Dinas Kesehatan Kota tasikmalaya pada rabu (28/7/2021). Aksi tersebut sempat terekam kamera CCTV di kantor itu.
Selain dua ponsel inventaris, pencuri juga mengambil satu unit ponsel milik pegawai dan uang senilai Rp 2 juta.
Terlihat dari dalam CCTV tersebut, pelaku saat mengendap-ngendap dan sempat membuka sandal untuk hindari suara gaduh.
Akibat dicuri, laporan kedaruratan masyarakat terkait Covid-19 terhambat.
Pencuri tersebut masuk lewat pintu depan karena memang tidak terkunci.
“Jadi kantornya itu tidak dikunci, karena banyak yang keluar masuk petugas untuk memberikan bantuan kegawatdaruratan,” ujar Titie.
Baca Juga: Penumpang KA di Sumut Wajib Tunjukkan Dokumen Vaksin Covid-19 Mulai Hari Ini
HP dan uang tunai yang diambil pelaku berada di atas meja operator.
Pihaknya curiga maling yang beraksi di kantor 119 Dinas Kesehatan kota Tasikmalaya ini adalah orang dekat karena sudah tau ritme suasana kantor.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Septiawan Adi Prihartono, mengaku tengah menyelidiki kasus pencurian tersebut, selain mengamankan video rekaman CCTV, juga mintai keterangan saksi.
Berita Terkait
-
Boleh Dicuci seperti Reza Arap? Ini Cara Membersihkan iPhone yang Benar
-
Spek Makin Gahar Ada Lampu RGB di Belakang, Poco X8 Pro Tetap 4 Jutaan
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD