SuaraJabar.id - Restoran dan kafe di Kota Bandung belum bisa melayani dine in atau makan di tempat seiring diperpanjangnya PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.
Larangan bagi restoran dan kafe di Kota Bandung untuk melayani dine in itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 27 Tahun 2021.
"Dalam Level 4 sesuai inmendagri tidak bisa dilaksanakan (dine in), masih take away," kata Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Kota Bandung, Edward Parlindungan, Selasa (3/8/2021).
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana telah menggelar simulasi dine in di beberapa kafe dan resto, seperti Sindang Reret, Asep Strawberry, KFC Padjajaran, pada Jumat (30/7/2021) lalu.
Didampingi dengan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya dan jajaran terkait, Yana menyebut, simulasi tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bila nantinya PPKM naik menjadi Level 3 dan terjadinya kelonggaran-kelonggaran.
"Kita lihat saja persiapannya seperti apa," kata Yana.
Selain persiapan, pihaknya mengakui simulasi tersebut adalah respons terhadap Asosiasi Kafe dan Resto atau AKAR, yang akan mengibarkan bendera putih akibat larangan dine in selama PPKM Level 4.
Dalam simulasi itu, Yana mengaku ia mendapatkan hal-hal yang sesuai regulasi bilamana Bandung beralih menjadi level 3.
"Terus semua karyawan kita cek, itu harus sudah divaksin dan mereka sudah, kemudian kapasitas bila 25% secara kasat mata juga memungkinkan," katanya.
Baca Juga: Tinjau PPKM Level 4 dan Vaksinasi di Medan, Wakapolri Ingatkan Tetap Patuhi Prokes
"Dan mereka juga sudah menyediakan tin satgas (Covid-19) mandiri," ujarnya.
Berita Terkait
-
Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma
-
Bukan Sekadar THR, Resto Bebek Goreng Ini Bagikan 29 Motor untuk Karyawan: Kesuksesan Milik Bersama
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran