SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan petani membabat tanaman sawi yang mereka tanam sempat viral di media sosial.
Video viral tersebut diketahui diambil di Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Para petani melakukan aksi tersebut karena kesal harga jual sawi anjlok.
Kekinian, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mendatangi para Petani sayuran di Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/8/2021) sore.
Di tempat itu, Zainal yang baru satu hari menjabat jadi Kapolres, mendengarkan keluhan para Petani yang terus rugi dalam tiga periode panen.
Petani di desa tersebut tak bisa mendapatkan untung dari hasil bertaninya karena harga yang anjlok. Hal ini yang kemudian membuat Petani kesal dan membabat tanaman sayuran sawi yang ditanam.
Didampingi Wakapolres Kompol Wisnu Perdana Putra dan Kapolsek Kebonpedes IPTU Tommy Ganhany, Kapolres mendengarkan keluhan para petani di Kebonpedes dan keluhan yang sama pun disampaikan oleh kades Kebonpedes Dadan Apriandani serta Kades Jambenenggang Ojang Apandi.
"Melihat situasi seperti ini, kita merasa sangat prihatin ya, hasil diskusi tadi dengan para Petani dampak pandemi covid-19 ini sangat luar biasa dirasakan petani," ujarnya kepada wartawan.
Untuk membantu para Petani yang hasil pertaniannya tidak laku, pihaknya kata Sy Zainal akan berkoordinasi dengan para pihak terkait agar mendapatkan solusi terbaik.
"Hasil diskusi tadi dengan para petani akan kita sampaikan kepada para pihak terkait, agar petani ini ada solusi," jelasnya.
Baca Juga: Sadis! Petani di Lebak Tikam Rekannya Gegara Hutang dan Dendam
Dalam kegiatan itu, Kapolres Sy Zainal memberikan puluhan paket sembako dengan harapan membantu memenuhi kebutuhan hidup petani.
Berita Terkait
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa