SuaraJabar.id - Empat pesawat milik Angkatan Udara Amerika Serikat atau US Air Force mendarati di Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Pesawat itu mendarat di Bandara Kertajati dengan kondisi membawa pasukan infanteri bersenjata lengkap. Dari informasi, mereka mendarat di sana untuk melakukan pengisian bahan bakar.
Pesawat angkut jumbo US Air Force itu sendiri merupakan pasukan AS yang tengah mengikuti Latihan Bersama “Garuda Shield 15/2021” yang dimulai pada tanggal 1 hingga 14 Agustus 2021.
Latihan ini dihelat oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dan US Army.
Direktur Operasional dan Pengembagan Bisnis PT BIJB (Perseroda) Ibut Astono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, mereka mengizinkan pesawat US Air Force untuk mendarat di sana sebagai dukungan pada TNI AD dan latihan bersama yang tengah digelar.
Mereka memberikan izin akses untuk pesawat US Air Force Boeing C-17 Globe Master yang mengangkut personil US Army untuk pengisian bahan bakar.
"Empat Pesawat US Air Force tersebut, mendarat dan mengisi bahan bakar di Bandara Kertajati,” kata Direktur Operasional dan Pengembagan Bisnis PT BIJB (Perseroda) Ibut Astono dalam keterangan resminya, Senin (9/8/2021).
Kegiatan tersebut merupakan latihan bersama antara TNI AD dan US Army yang digelar di 3 lokasi yaitu yakni di Baturaja, Sumatera Selatan, di Amborawang, Kalimantan Timur dan di Makalisung, Sulawesi Utara.
Total ada sebanyak 2.246 Prajurit TNI AD dan 2.282 US Army yang terlibat dalam Latma Garuda Shield 15/2021.
Baca Juga: Rakyat Kembali Tanggung Risiko, Hasil PPKM Bakal Rusak Gara-gara TKA China
Pihaknya juga mengaku pendaratan ini merupakan kehormatan bagi BIJB Kertajati.
"Dan ini membuktikan bahwa seluruh fasilitas Bandara Internasional Kertajati siap mendukung Kegiatan Latma Garuda Shield 15/2021 pada khususnya, dan penerbangan komersial pada umumnya," kata Ibut.
Tag
Berita Terkait
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
Imparsial Soroti Perluasan Peran Militer, Satgas PKH hingga Keberadaan DPN
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot