SuaraJabar.id - Satu orang meninggal dalam sebuah insiden mobil tertimpa pohon di Jalan Raya Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/8/2021).
Insiden ini terjadi ketika sebuah mobil Suzuki APV dengan nomor polisi B 1891 VMH tertimpa pohon asam ketika melintasi Jalan Raya Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, di Kampung Cipanyak Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu pada pukul 18.30 WIB.
Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Riki FM melalui Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan menjelaskan, saat peristiwa terjadi, jalanan tengah diguyur hujan deras.
Menurutnya, mobil yang dikemudikan M Japar dengan membawa tiga penumpang itu tertimpa batang pohon asam jawa saat melintas dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara, di lokasi kejadian.
"Pada saat kejadian kecelakaan kondisi jalan menanjak dan cuaca hujan deras batang pohon asam Jawa yang berada di bahu jalan patah dan menimpa kendaraan tersebut," ujarnya dikutip dari Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Minggu (15/8/2021).
Ukuran batang yang tumbang cukup besar sehingga membuat mobil mengalami rusak parah.
"Seorang penumpang tewas dan seorang luka-luka. Penumpang atas nama Kada Sukandi meninggal dunia karena cedera kepala berat, mengeluarkan darah dari mulut, penumpang mengalami luka ringan. Para korban tercatat sebagai warga Bekasi Jawa Barat," terangnya.
Masih kata Nandang, semua korban sudah dibawa ke RSUD Palabuhanratu.
Data identitas sopir dan penumpang kendaraan tersebut yang memiliki alamat yang sama yaitu dari Kampung Sempu RT 01/03 Kelurahan Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Dihantam Ombak Besar Pantai Selatan Berhari-hari, Pos Balawisata Pantai Citepus Ambruk
Berikut data korban dalam kecelakaan tersebut:
- M. Japar AS (pengemudi/luka ringan)
- Kada Sukandi (penumpang/meninggal)
- Leni (penumpang/luka ringan)
- Sumi (penumpang/luka ringan)
Tim gabungan dari semua unsur juga sudah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Batang pohon yang menimpa mobil sudah dievakuasi menggunakan mesin potong.
Berita Terkait
-
Lupakan LCGC Sempit! MPV Jepang Ini Punya Captain Seat Harga 70 Jutaan.Saja
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa