SuaraJabar.id - Pandemi Covid-19 berdampak besar pada artis dangdut dan pengusaha penyewaan sound systemm di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Sejumlah pembatasan kegiatan membuat mereka sepi job manggung. Penghasilan mereka pun turun drastis.
Pada saat pemerintah menerapkan PPKM Darurat hingga PPKM Level 4 misalnya, para artis dangdut di Ciamis sama sekali tak bisa manggung. Pasalnya, pemerintah melarang penyelenggaraan konser dangdut meski pun hanya sekaliber oragan tunggal di pesta pernikahan.
Untuk menghibur diri, para artis dangdut yang tergabung dalam Komunitas Musik Artis Dangdut dan Sound Sistem (KMADS) Ciamis Utara menggelar sejumlah lomba dan hiburan dalam rangka memperingati HUT RI ke-76.
Kegiatan aneka hiburan itu berlangsung di GOR Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (15/08/2021).
Ketua KMADS, Muhammad Ramdan mengatakan, pelaksanaan aneka lomba Agustusan ini khusus pesertanya hanya anggota KMADS saja.
Tujuannya selain dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Juga untuk menghibur anggota KMAD yang selama ini tidak boleh manggung. Karena situasi dan kondisi Covid-19 belum berakhir.
“Aneka hiburan perlombaan itu meliputi lomba makan kerupuk, balap sarung, estafet karet, dan lomba memukul air,” kata Muhammad Ramdan.
Pihaknya pun berharap, setidaknya dengan adanya lomba Agustusan bisa jadi penghibur anggota KMADS. Terlebih selama pandemi ini mereka sepi dari job manggung.
Baca Juga: Pandemi Bikin Omzet Babak Belur, Cerita Kuli Serabutan Jualan Bendera Saban Agustus
“Ya, kami hanya sebatas hiburan anggota KMADS saja, dan itu pun tetap menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z
-
Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027
-
Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai
-
Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya
-
Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP
-
Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor