SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo minta harga tes PCR diturunkan dengan ketentuan tak boleh lebih dari Rp 550 ribu.
Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku dirinya justru berharap tes PCR bisa digratiskan.
Hal ini kata Ridwan Kamil, agar penelusuran kasus Covid-19 bisa lebih baik karena orang yang diduga terpapar virus Corona bisa mengikuti tes secara gratis.
"Intinya saya mah kalau bisa gratis ya gratis. Tapi jangan membebani rakyat. Di India saja bisa murah di bawah Rp 100 ribu kenapa kita kemarin-kemarin bisa Rp 900 ribu hingga Rp 1 juta," kata Ridwan Kamil dikutip dari Ayobandung.com-jejaring Suara.com, Kamis (19/8/2021).
Baca Juga: Jokowi: kalau Pelajar Sudah Divaksin Silakan Belajar Tatap Muka
Namun untuk saat ini kata Ridwan Kamil, pihaknya akan mengevaluasi penurunan harga PCR tersebut. Ia berharap penyedia jasa tes PCR bisa mentaati keputusan tersebut.
"Dengan diturunkan Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu kita evaluasi dulu. Mudah-mudahan ditaati oleh pengelola dan memudahkan ikhtiar. Sampai suatu hari urusan pandemi ini mudah sekali sehingga kita bisa fokus ke hal lain," kata dia.
Khusus di Jabar, kata Ridwan Kamil, pihaknya akan melakukan monitoring dan berkeliling mengecek sampling terkait penurunan harga tes PCR.
"Mudah-mudahan ditaati penurunan harga PCR setengahnya. Suatu hari kita doakan ada sebuah upaya lebih mudah lagi," kata dia.
Baca Juga: Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin
Berita Terkait
-
Ustaz Ini Desak Ridwan Kamil Jujur soal Hubungan dengan Lisa Mariana: Tak Perlu Tes DNA
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Ridwan Kamil Bisa Digugat Perdata 2 Kali, Hotman Paris: Seseorang Tidak Bisa Dipaksa Tes DNA
-
Skandal Ayu Aulia: Cium Bibir Zikri Daulay hingga Dianiaya, Kini Heboh Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar