SuaraJabar.id - Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan minimnya pengunjung di lima Mall yang ada di Bandung. Bahkan, saat ini ada rencana lima Mall di Bandung terancam dijual.
Hal itu disampaikan Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Bandung Raya. Saat ini diketahui lima Mall di Bandung terancam dijual karena sepinya pengunjung dibandingkan Mall yang lainnya.
Menanggapi lima Mall di Bandung terancam dijual, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pandemi Covid-19 memang membuat segala sektor berdampak.
Menurut dia, kelonggaran-kelonggaran pada PPKM yang selama ini diterapkan Pemerintah, mestinya tidak serta merta membuat manajemen mal menjual aset mereka.
Baca Juga: Bahaya! Angka Stunting di Kabupaten Bandung Terus Naik
"Harus dilihat dulu kondisi (mal) sebelum PPKM seperti apa sekarang. Kalau kita berbicara 23 mal operasional di Kota Bandung, kita bandingkan dengan yang 18, kalau mereka bisa bertahan, seharusnya itu (18 mal) bisa dijadikan benchmark (acuan),” ujarnya di Balai Kota Bandung, menyadur dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Senin (30/8/2021).
Sebelumnya, Ketua APPBI Bandung Raya, Hadiyanto Lie mengatakan, satu dari lima mal yang dikabarkan akan dijual adalah Ubertos atau Ujung Berung Town Square (Ubertos). Ia pun enggan menyebutkan keempat mal lainnya yang senasib seperti Ubertos.
"Kira-kira ada lima mal (yang akan dijual), jadi hidup segan mati tak mau," kata Hadiyanto Rabu, 25 Agustus 2021.
Hadiyanto mengungkapkan, kabar lima mal di Bandung akan dijual itu dikarenakan okupansi pengunjung yang masih lesu di sekitar 10-15%, walau kini mal diizinkan beroperasi dengan kapasitas 50%.
Sebagai contoh, ia mencatat bahwa BTC atau Bandung Trade Center yang dikelola olehnya, okupansi pengunjung masih di bawah 10%.
Baca Juga: PPKM Diperpanjang atau Tidak? Ini Bocoran dari Luhut
Menurutnya, minimnya pengunjung itu disebabkan oleh belum dibukanya area bermain atau tempat hiburan seperti bioskop mal di Bandung.
Pasalnya, kata Handiyanto, kini mal bukan hanya tempat untuk berbelanja, melainkan tempat orang mendapatkan hiburan.
"Bandung sudah di level 3, tapi kita minta gak banyak, kita minta tempat hiburan juga dibuka. Karena mal bukan hanya untuk belanja, tapi ada untuk hiburan juga," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah belum bisa berkomentar banyak mengenai kabar lima mal di Bandung salah satunya Ubertos yang akan dijual.
Ia mengaku tahu terkait kabar itu, tapi pihaknya juga tak memungkiri bahwa belum mendapatkan informasi yang valid soal Ubertos maupun mal di Bandung lainnya
"Saya sedang konfirmasi (kabar mal di Bandung dijual). Nanti kalau ada informasi yang betul-betul akurat dan valid, baru saya bisa sampaikan," ujarnya.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
-
Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran, Pemudik Akan Dialihkan Lewat Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II
-
Harga Tiket Kebun Binatang Bandung Lebaran 2025, Anak-Anak Gratis? Cek Promo Terbaru!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar