SuaraJabar.id - Bagi Anda yang suka kulineran serasa di Pulau Dewata Bali, tak ada salahnya untuk memasukan resto Dusun Bambu ke dalam list kunjungan keluarga.
Di tempat yang terletak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat itu menyuguhkan konsep restoran bernuansa Pulau Dewata Bali yang dinamakan Lembur Kuring. Olahan khas bebek dengan sajian pesawahan akan membawa Anda serasa menikmati kuliner di Bali.
Selain itu, ada juga Restoran Burangrang yang menyediakan menu andalan yakni Asian dan Western, seperti iga bakar garang asam, Tenderloin Wagyu Porte Sauce, Rendang Buns, Bebek Crispy Thai Sauce dan masih banyak lagi.
Sementara Restoran Purbasari yang mengusung konsep saung di tepi danau, hadir dengan menu andalan Sundanese dan seafood seperti Gurame Abon Telor, Udang Goreng Asam Manis, dan Nasi Liwet.
Bukan hanya kulineran, di area seluas 15 hektar itu juga pengunjung akan dimanjakan dengan udara segar dan panorama alam yang cukup indah dan menikmati kuliner di tepi danau buatan.
Komisaris Dusun Bambu, Endi Tjahyadi, mengatakan, Dusun Bambu sendiri kini mengusung konsep Outdoor Dining Resort. Konsep wisata yang selama ini melekat diubah menjadi restoran sepenuhnya.
"Wahananya sudah berkurang, kalau yang membedakan secara fundamental sebetulnya, dari tadinya berbayar ada tiket masuk sekarang tidak karena kita sekarang sudah fokus kepada fungsi restoran," ujar Endi saat dihubungi, Senin (30/8/2021).
Diubahnya Dusun Bambu dari obyek wisata menjadi Outdoor Dining Resort ini karena ada kaitannya dengan pandemi COVID-19. Sebab, selama ini obyek wisata harus beberapa kali ditutup, terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 3-4.
"Jadi kita melakukan swot analisis, strengths yang kita punya, kemudian opportunities, dan juga threats yang juga muncul. Jadi kita mensimulasikan swot analisis tersebut, bahwa kita itu kuat dimana," jelas Endi.
Baca Juga: Pria Ini Bandingkan 2 Ukuran Minuman di Restoran Cepat Saji, Lebih Untung Mana?
Sehingga, kata Endi, setelah pihaknya melakukan analisa, bahwa Dusun Bambu ini memang lebih kuat untuk dijadikan sebagai restoran ketimbang tetap menjadi obyek wisata seperti biasa.
Dengan adanya perubahan konsep ini, Dusun Bambu hanya menampung 300 pengunjung yang tersebar di tiga restoran, sedangkan saat menjadi obyek wisata bisa menampung 7.000 tamu dalam satu hari.
"Kita bukan mengarah 100 persen ke profit oriented ya, tapi kita berharap bagaimana caranya agar roda ekonomi berjalan dulu, kemudian bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat," ucap Endi.
Disi lain, pihaknya juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti pengunjung harus menunjukan sertifikat vaksin supaya bisa saling menjaga dari penuluran COVID-19 antara pengunjung dengan karyawan.
"Karyawan juga sudah 100 persen divaksin, sejak bulan April kemarin jadi dipastikan aman karena sudah dua dosis semuanya," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Rin Culinary Art, Fine Dining dengan Sentuhan Jepang dan Bahan Lokal Indonesia
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi