Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 31 Agustus 2021 | 12:46 WIB
Kericuhan terjadi saat sebuah mobil elf membagikan bantuan sembako Presiden Jokowi di Cirebon, Selasa (31/8/2021). [Suara.com/Abdul Rohman]

Meski dalam kondisi hamil, ia terus berjuang meminta sembako yang diberikan dari jendela mobil staf presiden. Namun, belum mendapatkan sembako, ia terjatuh dan sempat terjepit di dalam kerumunan warga.

"Tadi jatuh dan terjepit warga, sembakonya juga belum dapat," katanya sembari sesekali memegang perutnya yang kesakitan.

Diakui warga lain, Rastam ia mengaku datang ke lokasi sekitar sejak pukul 08.30 WIB hanya untuk menunggu iring-iringan Presiden Joko Widodo dan ingin menyapa nya.

"Saya kesini dari pagi, khawatir tertinggal rombongan Presiden. Saya hanya ingin melihat dan menyapa nya," katanya.

Baca Juga: Cerita Sebelum Zulkifli Hasan Diundang Ikut Rapat Koalisi Bersama Jokowi di Istana

Saat ditanya, ikut dalam perebutan pembagian sembako. Ia juga mengaku, tidak menyangka mendapat bantuan sembako dan baju dari Presiden Joko Widodo.

Tapi karena jumlahnya terbatas, tidak semua orang mendapatkanya, sehingga terjadi kerumunan massa.

"Tadi, tidak sengaja lihat orang banyak berebut bantuan sembako. Jadi saya ikut lari, dan Alhamdulillah dapat sembako dan kaos," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi COVID-19 yang dilakukan dari rumah ke rumah (door to door) untuk menjangkau lebih luas masyarakat di Cirebon, Jawa Barat.

“Saya hari ini berada di Kampung Pangampaan, Cirebon, Jawa Barat, dilaksanakan vaksin dari pintu ke pintu, door to door. Ini jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi bisa kita percepat,” ujar Presiden di Cirebon, yang dipantau dari Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (31/8/2021).

Presiden Jokowi mengapresiasi Badan Intelijen Negara (BIN) yang telah menggelar vaksinasi dari rumah ke rumah ini. Program vaksinasi dari rumah ke rumah tersebut juga tak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Cirebon, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Presiden menjelaskan saat ini situasi pandemi COVID-19 di Indonesia semakin membaik, yang terlihat dari perkembangan kasus harian dan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Ratio/BOR).

Baca Juga: Pemerintah Diisukan Jauh dari Islam, Ketum PAN Ungkap Orang-orang di Lingkaran Jokowi

Namun, masyarakat diimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan juga mengikuti vaksinasi COVID-19 oleh pemerintah.

“Saya minta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan terus dilakukan secara disiplin dan kedua, secepat-cepatnya ikut program vaksinasi pemerintah,” ujarnya.

Load More