SuaraJabar.id - Setelah sempat berhenti beroperasi setelah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), KA Argo Cheribon akhirnya dioperasikan kembali.
Hal ini diungkapkan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Suprapto, Kamis (2/9/2021).
"Kami kembali mengoperasikan KA Argo Cheribon relasi Tegal, Cirebon, Gambir pulang pergi," Kata Suprapto dikutip dari Antara.
Suprapto mengatakan pengoperasian kembali KA Argo Cheribon relasi Tegal, Cirebon, Gambir pulang pergi itu setelah selama PPKM diberhentikan untuk sementara.
KA Argo Cheribon relasi Tegal ke Gambir yang menggunakan KA 25 beroperasi setiap hari Minggu di bulan September 2021 yaitu pada tanggal 5, 12, 19 dan 26.
Sementara untuk KA Argo Cheribon relasi Gambir ke Tegal atau KA 16A beroperasi setiap hari Jumat di bulan September 2021 yaitu pada tanggal 10, 17 dan 24.
"Jumlah tiket KA yang tersedia dalam setiap perjalanan berjumlah 399 tempat duduk," tuturnya.
Suprapto menambahkan untuk jadwal keberangkatan KA Argo Cheribon KA 25 berangkat dari Stasiun Tegal jam 14.45 WIB, tiba di Stasiun Cirebon jam 15.54 WIB dan berangkat kembali jam 16.05 WIB.
Kemudian berhenti dan berangkat lagi di Stasiun Jatibarang jam 16.37 WIB, Stasiun Haurgeulis jam 17.12 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pada jam 19.15 WIB.
Baca Juga: PPKM Turun ke Level 3, Tempat Wisata di Kota Batu Masih Belum Boleh Buka
Sementara untuk KA 16A, berangkat dari Stasiun Gambir jam 17.20 WIB, berhenti dan berangkat lagi di Stasiun Jatibarang jam 19.47 WIB, berhenti di Stasiun Cirebon jam 20.24 WIB, Stasiun Babakan jam 20.46 WIB, Stasiun Brebes jam 21.15 dan tiba di Stasiun Tegal jam 21.36 WIB.
"Kami berharap agar calon penumpang KA Argo Cheribon selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, guna mewujudkan transportasi yang aman, nyaman serta bebas dari penyebaran COVID-19," katanya.
Berita Terkait
-
Tahapan Seleksi dan Syarat Lowongan Kerja PT KAI Terbaru untuk Lulusan SMA dan D3
-
Demo Besar-besaran Buruh di DPR, Belasan Kereta Api Terpaksa Berhenti di Stasiun Jatinegara, Kenapa?
-
Kereta Api Bebas Rokok: Menjaga Kesehatan atau Mengurangi Kebebasan?
-
Dicecar Soal Duit, Bupati Pati Ungkap Sumber Dana 'Misterius' di Kasus Korupsi Kereta
-
Diperiksa KPK Selama 7 Jam, Bupati Pati Sudewo Bantah Terima Suap
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Puncak Anarki di Bandung! Aset Bersejarah MPR RI Ludes Dibakar Massa Aksi DPRD Jabar
-
Anarki di Demo DPRD Jabar: Massa Bakar Rumah Diduga Tempat Polisi Sembunyi Hingga Warga Terjebak
-
Kejutan di Demo Ricuh DPRD Jabar: Jenderal Bintang Dua Muncul, Diteriaki 'Militerisme' oleh Massa
-
Aksi Solidaritas Ojol di DPRD Jabar Ricuh: Molotov Dibalas Gas Air Mata, Massa Merangsek Masuk
-
Rumah MPR RI Ludes Dibakar Demonstran