SuaraJabar.id - Persib Bandung bakal melakoni laga perdana mereka di BRI Liga 1 kontra Barito Putera hari ini, Sabtu (4/9/2021) pukul 20.30 WIB.
Jelang laga kontra Barito, Pelatih Persib meminta anak asuhnya menikmati laga tersebut. Dan yang terpenting, bisa memtik tiga poin dari Barito Putera.
"Kami ingin mendapatkan tiga poin. Para pemain harus berlaga sesuai filosofi dan menikmati pertandingan. Nyaman saat menyerang dan agresif ketika bertahan," ujar Robert dalam konferensi pers pralaga virtual yang diikuti dari Jakarta, Jumat (4/9/2021) dikutip dari Antara.
Juru taktik asal Belanda tersebut menyadari bahwa kekuatan timnya sedikit goyah seiring absennya bek sekaligus kapten Supardi Nasir dan penyerang asing dari Belanda Geoffrey Castillion.
Selain itu, Robert juga menyebut bahwa ada tujuh pemain lain yang tidak bisa bertanding lantaran belum memenuhi regulasi dua dosis vaksin COVID-19.
Meski demikian, pria berusia 66 tahun itu yakin dengan para pemainnya yang ada saat ini.
"Ini bukan tentang satu-dua pemain. Kami akan mengambil keputusan yang tepat terkait pemain untuk pertandingan besok," kata Robert.
Robert Alberts pun meminta para pemainnya untuk mewaspadai kekuatan Barito Putera.
Walau dihuni banyak pemain muda, Barito dinilainya memiliki kualitas untuk merepotkan Persib.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs Barito Putera di Liga 1 2021/2022 Malam Ini
"Barito sudah menunjukkan kemampuan mereka di Piala Menpora 2021. Saat itu mereka tampil hanya dengan pemain lokal. Mereka juga cukup lama menjalani persiapan dan sudah mengikuti beberapa laga uji coba," tutur Robert.
Sementara bek Victor Igbonefo menegaskan bahwa dirinya tidak ingin Persib dianggap tim unggulan saat melawan Barito.
"Semua tim Liga 1 memiliki kualitas yang merata, apalagi sama-sama lama tidak bertanding. Yang jelas, kami siap menghadapi Barito Putera," kata Victor.
Laga Persib versus Barito Putera berlangsung di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang, Sabtu (4/9/2021), mulai pukul 20.30 WIB.
Berdasarkan catatan PT Liga Indonesia Baru, Persib dan Barito Putera sudah bertemu 12 kali di liga. Selama itu, Persib menang empat kali, sementara Barito Putera unggul dua kali.
Akan tetapi, dari tahun 2017, Persib belum dapat menundukkan Barito Putera. Dari enam pertandingan kedua tim sejak Liga 1 2017, Barito Putera menang dua kali, tepatnya pada Juni 2017 dan Agustus 2019, lalu empat partai lain berakhir seri.
Tag
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru
-
Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung
-
Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Mengaku Pasutri tapi Ogah Tunjukkan Buku Nikah, Pelaku Penyekapan di Bandung Dikenal Arogan
-
Ungkap Jejak Kekerasan DPO Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Mantan Istri Pelaku
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku