SuaraJabar.id - Pelatih cabang olahraga Miaythai Jawa Barat, Fathan Alghifari mengaku pihaknya yakin atlet di kelas 75 kilogram putra, yakni Sandi Maleong, bisa menyabet medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.
Fathan Alghifari mengaku optimistis Sandi memiliki potensi yang cukup besar untuk meraih medali emas dibandingkan atlet-atlet lain di kelasnya.
"Dia saat babak kualifikasi mendapat perak, tapi bukan karena kalah, hanya saja saat babak final dia tidak masuk timbangan, jadi dia kalah walkout," kata Fathan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan sebelumnya Sandi merupakan atlet tinju yang cukup baik di Jawa Barat.
Sehingga dari sisi mentalitas, menurut dia, Sandi cukup diunggulkan dibandingkan atlet-atlet lain dari Jawa Barat.
"Dia nggak ada takutnya, dari segi mental dia siap, teknik siap," ujar Fathan.
Dia pun memperkirakan lawan Sandi yang berpotensi sulit untuk ditaklukkan berasal dari Banten.
Namun dengan pemusatan latihan yang dijalani secara optimal, Fathan optimistis Sandi tidak akan kesulitan saat menghadapi lawan beratnya tersebut.
Lebih lanjut, Fathan mengungkapkan tim cabor muaythai dari Jawa Barat bakal membawa lima atlet yang terdiri dari tiga putra dan dua putri pada PON Papua.
Baca Juga: Meski Anggaran Cekak, Jatim Tetap Targetkan Juara Umum PON Papua
Kelima atlet yang akan membela Jawa Barat itu, yakni Sandi Maleong di kelas 75kg putra, Topan Novian di kelas 57kg putra, Ryan Rinaldi di kelas 67kg putra, Nur Saadah yang bertanding di kelas 43kg putri dan Adisti Gracelia di kelas 60kg putri.
Perhelatan PON Papua ini merupakan pertama kalinya cabor muaythai dipertandingkan. Sebelumnya pada PON 2016, muaythai masih berstatus cabor ekshibisi.
Fathan menyebutkan ada 18 nomor yang dipertandingkan pada cabor muaythai, yang terdiri dari 16 nomor pertarungan dan dua nomor seni. Dari 18 nomor tersebut, Jawa Barat, menurutnya, hanya mengisi lima nomor sesuai dengan jumlah atlet yang dikirimkan.
Berita Terkait
-
Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya
-
Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk
-
Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan
-
OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan