SuaraJabar.id - Danau Setupatok yang terletak di Kabupaten Cirebon memiliki keindahan yang mampu memberikan ketenangan baki yang melihatnya.
Keindahan danau yang terletak di Desa Sinarancang ini bakal bertambah jika dilihat dari ketinggian. Seperti dari tempat wisata baru yaitu Bukit Cinta Anti Galau.
Dari tempat wisata baru ini, wisatawan dapat melihat indahnya hamparan air di Danau Setupatok dari bukit.
"Tempat wisata baru ini aslinya memanfaatkan suasana alam sekitar yang sudah bagus, jadi kami hanya menata saja biar lebih indah," kata Pengelola Wisata Bukit Cinta Anti Galau Cirebon Ujang Bustomi di Cirebon, Minggu (5/9/2021) dikutip dari Antara.
Ujang mengatakan Bukit Cinta Anti Galau memiliki beberapa fasilitas bagi para pengunjung yang akan menikmati suasana nyaman di atas ketinggian.
Apalagi wisata tersebut terletak persis di atas Danau Setupatok yang berada di Kabupaten Cirebon, dan bahkan bisa melihat laut utara yang luas, serta dapat menikmati keindahan lampu kota pada malam hari.
Tidak hanya itu saja wisata yang baru dibuka tersebut juga menyediakan beberapa wahana, kekinian dan saat ini spot foto yang mengarah ke Danau Setupatok menjadi titik paling digemari pengunjung.
"Kita sediakan empat tempat untuk para pengunjung swafoto," tuturnya.
Dia berharap adanya wisata baru tersebut menjadi salah satu alternatif obyek wisata alam di Kabupaten Cirebon yang sampai saat ini masih minim.
Baca Juga: Tempat Wisata Unik! Rumah dan Taman Jepang Shofuso di Pennsylvania
Menurutnya pengunjung hanya dikenakan tarif tiket masuk Rp 10 ribu per orang, namun nantinya ketika ingin menikmati suasana atau tempat swafoto, maka harus kembali membayarnya.
"Tiket masuk kita hanya Rp 10 ribu per orang. Dan ini diharapkan menjadi tempat wisata alternatif di Cirebon," katanya.
Sementara seorang pengunjung Rubaeah mengatakan wisata baru ini menjadi salah satu alternatif, mengingat sampai saat ini masih pandemi COVID-19.
"Wisata ini dekat jadi lebih mudah diakses apalagi masih ada penutupan tempat wisata di beberapa daerah," katanya.
Berita Terkait
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
Kang Edai dan Upaya Menjaga Budaya Osing Tetap Hidup di Kemiren
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Pelayaran Wisata Mau Dikembangkan, BKI Gandeng Sejumlah Mitra
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan