SuaraJabar.id - Warga Kampung Babakan Jogol, Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan penemuan sebuah tugu misterius.
Dari informasi, tugu misterius tersebut ditemukan warga di dekat Pantai Tegalbuleud pada satu pekan yang lalu.
Tugu misterius itu berbentuk bangunan berwarna dominasi putih setinggi kurang lebih 1,5 meter dan dan lebar 1,5 meter persegi.
Warga setempat mengaku tidak mengetahui siapa yang mendirikan Tugu tersebut.
Namun, tampak tulisan "Tugu Prasasti Mahdi Insani" berwarna merah di bangunan yang memiliki dasar segi empat ini. Tak hanya itu, ada pula kata "Internasional" dan "PT Rajadiraja" di bagian bawah bangunan, berwarna biru.
Kemudian, di puncak tugu, ada semacam tangan berwarna biru yang memgang bola dan mahkota.
"Warga tidak ada yang tahu Tugu apa dan maksud didirikannya bangunan itu masih diselidiki," kata Deri, warga sekitar, Kamis (9/9/2021).
Dari informasi yang diterimanya, sambung Deri, Tugu yang ditemukan tidak jauh dari Pantai Tegalbuleud itu sudah sepekan yang lalu berdiri di lokasi yang juga jauh dari permukiman warga.
"Sudah seminggu berdiri, sekitar 50 meter dari pantai," ujar dia menambahkan.
Baca Juga: Sopir Angkot Mesum di Sukabumi Terancam 12 Tahun Bui
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan atau TKSK Tegalbuleud, Yudiansyah, menuturkan hingga Kamis ini belum diketahui siapa yang membuat Tugu tersebut.
Termasuk makna yang terkandung di bangunannnya. Sementara ini, tugu misterius itu pun tidak akan dibongkar, namun tulisannya dihilangkan karena khawatir memicu kontroversi.
"Dari mulai siapa yang bikin dan makna apa yang terkandung, masih misterius dan menarik untuk terus dicari tahu," kata dia.
Berita Terkait
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Outlook Stabil, AM Best Soroti Kinerja dan Permodalan Kuat
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Ibu Tiri Aniaya Anak hingga Tewas, DPR Desak Sistem Perlindungan Diperkuat hingga Level RT/RW
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi