SuaraJabar.id - The Lodge Maribaya menjadi objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB), dibuka di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3.
Objek wisata yang berada di kawasan Desa Cibodas, Lembang, ini menjadi percontohan pembukaan wisata di tengah PPKM Level 3. Sudah sepekan objek wisata alam tersebut dibuka.
Pantauan Sabtu (18/9/2021), pengunjung mulai berdatangan baik hanya sekedar menikmati wisata rekreasi, kuliner hingga menginap.
General Manajer Operasional The Lodge Maribaya Reno Supra mengatakan, meski sudah dibuka sejak pekan lalu, namun tingkat kunjungan belum mengalami peningkatan.
"Kalau kunjungan belum signifikan. Kalau kapasitas normalnya 12 ribu, tapi sekarang 10 persennya aja masih kurang," kata Reno kepada Suara.com.
Dalam pembukaan uji coba ini, kata Reno, pihaknya diarahkan dalam pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi untuk pengecekan vaksinasi Covid-19. Setiap pengunjung yang hendak masuk diharuskan untuk mengakses lewat aplikasi itu.
Selama sepekan diujicobakan, kata Reno, ada sejumlah kendala dari penerapan aplikasi tersebut.
"Kendalanya itu cuaca sama sinyal yang bikin pengunjung gagal loggin. Tapi kita sudah carikan solusinya," sebutnya.
Kendala lainnya adalah tidak diperbolehkannya anak dibawah usia 12 tahun untuk masuk wahana rekreasi. Pengunjung pun mempersiapkan area restoran dan penginapan yang tidak ada batasan usia.
Baca Juga: Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto Meninggal Dunia di RSCM Jakarta
"Solusinya kita arahkan ke restoran dan penginapan. Tapi untuk masuk wahana rekreasinya kita larang," tegas Reno.
Untuk penerapan protokol kesehatan, kata Reno, pihaknya juga sudah membentuk Tim Satgas Covid-19.
"Jadi Tim Satgas keliling untuk mengingatkan pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan," tukasnya.
Diketahui, The Lodge Maribaya merupakan objek wisata yang menawarkan berbagai hal pada pengunjung. Seperti camping, trekking mengelilingi area hutan pinus yang indah, acara gathering dan team building, atau bahkan hanya sekedar refreshing menikmati kuliner.
Terdapat juga berbagai wahana yang pastinya instagrammable banget. Seperti balon udara, zip bike, gantole, ayunan sky swing, bamboo sky, sky tree hingga camping.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Tak Punya HP untuk Unduh PeduliLindungi, Bisakah Masuk Objek Wisata Pakai Kartu Vaksin?
-
Aturan Ganjil Genap di Objek Wisata, Pengelola Gembira Loka Zoo Pasrah Pengunjung Sedikit
-
Objek Wisata di Pangandaran Bisa Tutup Lagi Gara-gara Hal Ini
-
Pemkab Bandung Barat Usulkan Farm House dan 9 Objek Wisata Lainnya untuk Kembali Dibuka
-
Uji Coba Pembukaan Objek Wisata Uluwatu Bali
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi