SuaraJabar.id - Spekulasi mengenai siapa dalang dan pelaku pembunuhan Amel dan Tuti berkembang di masyarakat.
Salah satu yang dicurigai publik sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat adalah Mimin.
Mimin merupakan istri muda Yosef yang merupakan suami dan ayah dari korban. Beredar spekulasi jika Mimin sengaja membayar jasa pembunuh untuk menghabisi Amel dan Tuti.
Saat ditemui sejumlah wartawan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning di Desa Jalancagak, Subang, Mimin pertama-tama mengatakan, dirinya dan Yosef belakangan mendapat tudingan yang bukan-bukan dari publik yang mengikuti kasus pembunuhan tersebut.
Dia berharap, mereka tak terjebak asumsi yang keliru. Sebab, saat ini informasi yang beredar sudah terbilang liar.
“Saya berharap masyarakat berhenti berasumsi bahwa dirinya adalah pelaku atau terlibat dalam pembunuhan Tuti dan Amelia. Saya sangat berharap segera terungkap dan pelakunya ditangkap. Agar tidak ada lagi saling (mencurigai),” ujar Mimin, dikutip dari Hops.id-jejaring Suara.com, Selasa (28/9/2021).
Lebih jauh, dia turut menjawab tudingan publik yang menyebut dirinya sengaja membayar orang lain untuk membunuh Tuti dan Amel di kediamannya. Dia memastikan, tuduhan tersebut keliru dan tak sesuai fakta yang sebanarnya.
“Padahal kami tidak tahu menahu masalah ini. Sama sekali tidak tahu. Menyuruh atau melakukan, tidak sama sekali,” tutur Mimin yang telah 12 tahun menikah dengan Yosef Hidayah.
Ditanya tentang tudingan masyarakat yang secara tidak langsung mengarah kepadanya, Mimin mengatakan, serba salah. Ditanggapi dan tidak ditanggapi salah. Makanya, dengan diam, begini caranya, sedikit demi sedikit mereka akan mengerti.
Baca Juga: Setubuhi Istri Tersangka saat Pasang Susuk, Alex Ternyata Bukan Ustaz Tapi Dukun Cabul
“Menuduh belum ada bukti sama sekali. Ya awalnya mereka mungkin mencurigai sih enggak ya. Mereka mengetahui karakter kami seperti apa. Ya di kaminya aja, merasa dikucilkan, padahal mereka tidak mengucilkan. Di lingkungan saya gitu ya. Tapi yang diluar itu, jadi merasa terpojokkan, tertekan,” tegasnya.
Kini, dia berharap polisi segera menemukan pembunuh yang sebenarnya. Sebab, dengan demikian, dia bisa terbebas dari tuduhan-tuduhan yang sama sekali tak benar.
“Saya dan keluarga sangat berharap sekali polisi segera, secepatnya, dapat mengungkap kasus pembunuhan ini sehingga tuduhan dari masyarakat terhadap diri saya dapat terbantahkan dan masalah ini cepat selesai,” kata Mimin Mintarsih.
Berita Terkait
-
Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan Korban Banjir Subang
-
6 Artis Wanita Kuliah di Australia, Terbaru Amel Carla Bakal Lanjut S2
-
Pabrik VinFast Subang Didemo Warga Kurang dari 24 Jam Setelah Diresmikan
-
Miris! Dedi Mulyadi Temukan Supir Truk Aqua Sudah Sepuh, Digaji Rp125 Ribu
-
Investasi 2 Miliar Berujung Utang, Sule Beberkan Kisah di Balik Pembangunan 'Prikitiew Land'
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial
-
AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital
-
Sentil Budaya Pencitraan, Bupati Rudy Susmanto: Menanam Pohon Itu di Tanah, Bukan di Baliho
-
Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini