- Nenek Ikah selamat dari dentuman keras saat bangunan tiga lantai ambruk di Kampung Ciapuh, Sukabumi, Minggu (10/5/2026).
- Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengakibatkan bangunan di dekat rumah Nenek Ikah runtuh secara bertahap.
- Dampak kejadian menyebabkan rumah Nenek Ikah rusak dan ia harus mengungsi karena ancaman bahaya longsor susulan.
SuaraJabar.id - Suasana tenang menjelang ibadah di Kampung Ciapuh Pasir, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa.
Sebuah dentuman keras memecah keheningan Magrib pada Minggu (10/5/2026) petang, memaksa warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Di tengah hiruk-pikuk tersebut, terselip kisah haru dari Ikah Atikah, seorang lansia berusia 73 tahun yang nyaris menjadi korban dalam peristiwa mencekam tersebut.
Saat peristiwa itu terjadi, lansia yang akrab disapa Nenek Ikah ini baru saja menyelesaikan rukun wudhu. Ia sedang bersiap menunaikan salat Magrib di dalam rumah sederhananya.
Namun, sebelum sempat berdiri di atas sajadah, suara dentuman yang sangat keras menggetarkan dinding rumahnya. Getaran itu terasa begitu kuat hingga membuat jantungnya berdegup kencang.
“Lagi di rumah abis ambil air sembahyang (wudhu),” ujar Nenek Ikah dengan suara bergetar saat ditemui di lokasi kejadian, beberapa saat setelah peristiwa itu mereda, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Selasa (12/5/2026).
Belum sempat mengenakan mukena sepenuhnya, suara gemuruh tiba-tiba terdengar dari arah bangunan tiga lantai di dekat rumahnya yang ambruk bertahap. Suara keras reruntuhan sontak membuat warga panik.
“Oh, bukan suara lagi. Tetangga juga pada lari, kan pas-pasan Magrib,” katanya mengenang.
Ikah mengaku sempat kebingungan di tengah situasi mencekam itu. Ia bahkan masih ingin tetap melaksanakan shalat sebelum akhirnya diminta segera keluar rumah oleh kerabatnya.
Baca Juga: Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
“Belum shalat, baru mau pakai mukena. Pas Ade ke sini, ‘Ne, ayo keluar!’ katanya. Saya bilang mau shalat dulu. Tapi katanya jangan, suruh keluar,” tuturnya.
Dalam keadaan panik, ia berlari keluar rumah hanya membawa mukena yang ada di tangannya. Tak ada barang lain yang sempat diselamatkan.
Rumah yang telah ia tempati sejak 1994 itu ikut terdampak material reruntuhan. Bagian atap rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa baja ringan dari bangunan yang ambruk.
“Yang kena itu asbes sama baja ringan,” ucapnya.
Sejak kejadian tersebut, Ikah memilih mengungsi ke rumah kerabatnya dan belum berani kembali menginap di rumah sendiri. Kekhawatiran terhadap longsor susulan dan kondisi tanah yang masih labil membuatnya memilih bertahan di pengungsian sementara.
“Ya khawatir, makanya gak diem di rumah. Kata pak RT juga jangan dulu tidur di rumah,” katanya.
Berita Terkait
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Longsor hingga Banjir Lintasan Terjang Bogor, 20 Rumah Warga Terendam
-
Proyek Raksasa 1.040 MW Dihentikan Sementara, Simak Dampak Longsor di PLTA Upper Cisokan
-
Sempat Terputus Total, Jalur Bungbulang Garut Kini Bisa Dilalui Kendaraan dari Dua Arah
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa
-
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel
-
Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar
-
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?
-
Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru