SuaraJabar.id - Polisi membenarkan sempat terjadi penghadangan terhadap bus para pemain Persib Bandung oleh suporter. Namun kejadian itu,tak berlangsung lama.
Adapun dugaan penghadangan yang dilakukan oleh suporter itu, hanya sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap tim Persib Bandung.
"Kecewa Persib-nya nggak menang," ucap Kapolsek Bandung Wetan Kompol Asep Saepudin saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021).
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan dalam insiden itu.
"Tidak ada, aman," kata Asep.
Hasil seri yang diraih Persib Bandung di tiga laga terakhir mereka di BRI Liga 1 2021 membuat beberapa pihak merasa kecewa, terutama pendukung setia Maung Bandung, Bobotoh.
Salah satu bentuk kekecewaan adalah ketika Persib pulang ke Bandung usai melakoni laga kontra Tira Persikabo yang berakhir dengan skor 0-0, Senin (27/9/2021) malam.
Sebuah video yang beredar di Twitter memperlihatkan bus yang diduga ditumpangi tim Persib Bandung dicegat sekelompok orang di Jembatan pasopati Bandung.
Massa terlihat membakar flare, membentangkan spanduk kekecewaan hingga melontarkan umpatan ke tim Persib.
Baca Juga: Persib Bandung Imbang, Bali United Belum Tergeser dari Puncak Klasemen Liga 1
Banyak netizen yang mengomentari aksi penghadangan ini. Beberapa mendukung aksi tersebut karena dinilai mampu menjadi shock therapy bagi tim Persib Bandung.
"Ya gpp, wajar ko kalo bobotoh ada yg kecewa, nyegat bus persib, ngebutut-bututin persib. Tim ini butuh shock therapy, pelatih sangat nyaman, pemain yg baru gabung jg sangat nyaman. Jadi ya welcome to persib aja." tulis Viking Frontline @v_frontline_pc.
"Mengkritik bukan berarti benci! Kritikan jadikan motivasi untuk bangkit!Fire," timpal @krcboys.
Kontributor : Cesar Yudistira
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026