SuaraJabar.id - Seorang warga Tasikmalaya memborong telur ayam dari peternak. Ia kemudian membagikan telur ayam itu secara cuma-cuma pada masyarakat.
Warga tersebut bernama Endang Abdul Malik yang merupakan warga Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Ia memborong 3 ton telur ayam dari peternak.
Ia mengaku, aksi luar biasanya tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinannya atas harga telur ayam yang terus merosot hingga saat ini menyentuh angka Rp 15.500 per kg.
Selain membantu peternak, ia juga berkeinginan membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang memicu kesulitan secara ekonomi.
"Ini mah niat bantu saja, sekaligus tolak bala bagi saya. Saya sediakan 3 ton untuk dibagikan," ucap Endang, Selasa (28/9/2021).
Pembagian telur gratis itu dilakukan di perempatan Muktamar Kecamatan Singaparna. Dibantu aparat TNI, Polri dan Dishub, pembagian telur ayam berjalan tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Setiap warga, menerima bantuan sebanyak 1 kg telur ayam yang diangkut menggunakan dua kendaraan.
Salah satu warga asal Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Desi Mulyawati (35), menuturkan bantuan telur ini sangat membantu masyarakat. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 banyak yang membutuhkan dan ekonomi belum pulih.
"Alhamdulillah terbantu sekali mudah-mudahan bisa bermanfaat dan masyarakat teringankan. Karena telur cukup sulit mendapatkan nya, jadi kadang pakai telur Meri," ujarnya.
Baca Juga: Frisian Flag Indonesia Optimalkan Peran Peternak Perempuan Hasilkan Susu Segar Berkualitas
Berita Terkait
-
Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan
-
Menteri PPPA Tegaskan Kasus 'Sewa Pacar' di Tasikmalaya Bukan Hiburan, Tapi Child Grooming
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal
-
Apel Akbar Guru Honorer, 2.900 Guru Madrasah Desak Status PPPK
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Kematian NS di Jampangkulon Sukabumi, DP3A Turun Tangan Kawal Proses Hukum
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade