SuaraJabar.id - Tim sepak takraw putri asal Jawa Barat memetik tiga poin tambahan usai menaklukkan Sulawesi Barat.
Dengan hasil itu, mereka memastikan memastikan satu tempat di babak semifinal regu event Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.
"Tiket menuju semifinal untuk putri Jabar sudah aman. Sekarang tinggal fokus untuk persiapan selanjutnya," kata Manajer Tim Sepak Takraw Jabar Yusuf Jamaludin di Jayapura, Jumat (1/10/2021) dikutip dari Antara.
Tim Jabar sebagai tim terkuat pool A unggul di dua set pertandingan sekaligus dengan poin 21-13 dan 21-7 atas Sulawesi Barat.
Tampil di GOR Trikora Universitas Cenderawasih, Jabar menurunkan atlet unggulan yakni Lena, Leni dan Astri Khairunisa. Sedangkan Leci Kusuma Ningrum berada di kursi pemain cadangan.
Sejak awal pertandingan, tim Jabar konsisten menekan tim lawan yang diperkuat Maria Ulfa, Eka dan Ayu. Sepakan roll spike atau smash dari Lena beberapa kali gagal ditepis kaki lawan di dalam garis arena.
Tertinggal beberapa poin di babak awal membuat penampilan Maria Ulfa dan kolega kurang begitu berkembang. Smash dari Eka yang melintas tipis di atas net juga selalu ditepis sundulan Leni.
Tim Sulbar mulai tampil agresif di babak kedua pertandingan melalui sepakan tapak yang lebih dominan menyasar sisi lapangan. Namun Jabar kerap diuntungkan dari bola yang keluar dari garis lapangan.
Ritme permainan cepat tim Sulbar beberapa kali terusik oleh koordinasi yang kurang optimal antara petekong atau server dan pemain smash.
Baca Juga: PON PAPUA 2021: Sepatu Roda Sumbang Medali Perak dan Perunggu untuk Jateng
Pertandingan yang bergulir selama 40 menit itu ditutup oleh sepakan keras Lena yang menukik kencang di garis belakang lapangan.
Tim Jabar lolos menuju semifinal setelah mengumpulkan 9 skor dari tiga kali penampilan bertanding sejak Kamis (30/9). Sebelumnya Jabar menundukkan Kalimantan Utara 21-6 dan 21-8 serta tuan rumah Papua 21-9 dan 21-8.
Berita Terkait
-
Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam
-
Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul
-
Lumiland Sulap Taman Dadaha Jadi Wisata Cahaya
-
Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung
-
Eceng Gondok Tutupi Kali Pisang Batu di Bekasi
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun
-
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN
-
Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka
-
5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar
-
Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu