SuaraJabar.id - Muhammad Singgih terpilih ebagai Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau PT BIJB menggantikan Salahudin Rafi.
Menanggapi hal ini, Komisaris PT BIJB Yayat Hidayat menungkapkan, ada sejumlah "pekerjaan rumah atau PR" yang harus dituntaskan oleh jajaran direksi baru yang baru diresmikan melalui RUPS Luar Biasa.
"Ada sejumlah pekerjaan rumah atau 'PR' yang sudah menanti dan harus dituntaskan oleh jajaran direksi baru PT BIJB dan saya menilai selama ini manajemen sudah kompak dan siap," kata Yayat Hidayat ketika dihubungi melalui telepon, Jumat (1/10/2021) dikutip dari Antara.
Pemprov Jabar, kata Yayat, menugaskan atau memberikan sejumlah pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh manajemen baru bandara yang berada di Kawasan Kertajati, Kabupaten Majalengka tersebut.
Baca Juga: Tumbangkan Sulbar, Tim Putri Jawa Barat Melaju ke Semifinal PON 2021 Takraw
"Salah satu tugas pemegang saham kepada jajaran direksi baru ialah mewujudkan strategi cost leadership. Jadi itu adalah meningkatkan pendapatan dan sisi lain melakukan efisiensi atau menurunkan tingkat biaya operasional atau pengeluaran," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, tugas atau "pekerjaan rumah" untuk jajaran direksi ialah pengembangan bisnis bandara seperti pembangun cargo village, menjadikan bandara sebagai bengkel perawatan pesawat atau maintenance, repair and overhaul (MRO) dan pembangunan hotel bintang.
"Dan mudah-mudahan Oktober rencana pembangunan hotel bintang ini akan terjadi PKS (perjanjian kerja sama) antara PT BIJB dengan Jaswita," kata dia.
"Sedangkan untuk MRO, ada pembicaraan itu bukan hanya mengelolaa pesawat TNI tapi juga dari BNPB," lanjut dia.
Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau PT BIJB (Perseroda) resmi mengangkat Muhammad Singgih sebagai Direktur Utama PT BIJB menggantikan Salahudin Rafi.
Baca Juga: PON Papua: Atlet Muaythai Putri asal Riau Bakal Berlaga Lawan Jabar
Muhammad Singgih bukanlah sosok baru di PT BIJB, sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur PT BIJB.
Dalam RPUS PT BIJB juga memutuskan untuk memberhentikan Ibut Astono, sebagai Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT BIJB Periode Tahun 2020-2021.
Kemudian memberhentikan M Arifin Soedjayana selaku Komisaris Utama PT BIJB, dan Armand Hermawan selaku Komisaris PT BIJB serta mengangkat Dr H Yayat Hidayat menjadi Komisaris PT BIJB.
Berita Terkait
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar