SuaraJabar.id - Sebuah kendaraan Toyota Avabza mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Dini jalur sabuk Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (3/10/2021).
Mobil berpelat nomor B 1905 SZR itu menabrak batu besar hingga menyebabkan tiga penumpangnya meninggal.
Dari informasi, Avanza itu tak mampu mengendali laju saat turun dari Tanjakan Dini di jalan provinsi ruas Palangpang - Loji, Kampung Cilegok Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Kecelakaan maut ini menurut sejumlah saksi mata terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
Mobil ini diketahui membawa rombongan, usai menghadiri hajatan keluarganya di Jampangkulon. Saat ingin pulang ke Jakarta, Avanza itu memilih jalur sabuk Geopark Ciletuh, lewat Loji - Palabuhanratu.
"Saat turunan menukik, diduga rem bermasalah, tak terkendali dan menabrak batu dekat tower dibawah tanjakan diri, " kata Edi, URC Bina Marga Provinsi Jawa Barat kepada sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com.
Mobil itu membawa 7 orang perempuan, dan satu orang laki - laki yakni sopir. Adapun yang meninggal ditempat seorang perempuan dan sopir. Kondisi bagian depan mobil rusak parah
"Seorang korban lagi meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Palabuhanratu," lanjutnya.
Sementara Kades Girimukti, Akung Samsudin membenarkan kejadian ini "Ada korban meninggal sebanyak 3 orang, dua perempuan, satu laki - laki," katanya.
"Korban lainnya ada mengalami patah tulang. Sudah dibawa ambulan Desa Girimukti ke RSUD Palabuhanratu, sudah ditangani pihak Polsek Ciemas," jelasnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Dalami Temuan Kandungan Paracetamol di Ancol dan Muara Angke
Berita Terkait
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi