SuaraJabar.id - Ekskavasi lanjutan di Gua Pawon yang terletak di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rampung dilakukan Tim Arkeologi Jabar. Ekskavasi dilakukan selama 25 hari.
Ekskavasi lanjutan dilakukan untuk menelusuri jejak kehidupan manusia prasejarah di era Holosin hingga akhir Pleistosen yang pernah hidup di masa lampau di Gua Pawon.
Kepala Tim Arkeolog Jabar, Lutfi Yondri mengatakan, tujuan ekskavasi adalah untuk mengetahui lebih tentang manusia dan budaya era holosin di Gua Pawondibalik temuan manusia yang sudah kita temukan selama ini.
"Kita sudah dapat mengetahui bagaimana sebenarnya kehidupan era holosin di Gua Pawon lewat temuan dari hasil ekskavasi yang sudah kita lakukan," kata Lutfi, Minggu (10/10/2021).
Dari hasil ekskavasi lanjutan tahun 2021, Tim Arkeologi Jabar kembali menemukan jejak-jeka kehidupan dan kebudayaan manusia purba di Gua Pawon. Seperti sisa-sisa makanan berupa frgamen tulang binatang, fragmen moluska yang dikonsumsi manusia pawon pada 5.600-12.000 tahun lalu.
Saat itu manusia pawon mengkonsumsi hewa buruan seperti tapir, rusa, kera, babi hutan, kera hingga binatang laut.
"Artinya mereka tidak hanya memburu dan mengkonsumsi binatang besar mereka juga memburu binatang air seperti moluska itu," katanya.
Pihaknya juga menemukan dua gigi orang dewasa dan beberapa artefak berupa alat-alat batu, alat-alat tulang yang mereka gunakan untuk mensupport kehidupan saat itu. Artefak yang digunakan manusia pawon ketika itu berasal dari luar maupun memanfaatkan sumber daya gua tersebut.
"Artinya bahan-bahan yang tidak tersedia di Gua Pawon tapi mereka bawa dari luar seperti obsidian kemudian rijang, khalsedon, dan andesit yang mereka gunakan sebagai perkutor.
Mereka juga memanfaatkan batu gamping sebagai alat bantu," kata Lutfi.
Baca Juga: Heboh, Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai
Hasil temuan ekskavasi lanjutan tahun ini kemudian akan dianalisis untuk mengetahui lebih detail kehidupan era holosin di Gua Pawon.
"Nanti dari hasil analisis seperti hewan mana yang pertama hadir, kemudian mereka konsumsi kapan. Dia mengalami puncak eksploitasi dalam kehidupan, kapan berakhir dan digantikan oleh hewan apalagi," terangnya.
Proses ekskavasi di Gua Pawon sudah dimulai sejak tahun 2003. Dari proses ekskavasi, Tim Arkeolog Jawa Barat sudah menemukan tujuh rangka manusia prasejarah dari lima kronologi (pertanggalan karob) yang menguatkan kesimpulan bahwa manusia pawon hidup pada era Pleistosen Akhir-Awal Holosen.
Rangka pertama ditemukan September 2013 yang berumur 5.600 tahun lalu. Begitupun usia rangka kedua dan kelima pun sama. Rangka ketiga diperkirakan berusia 7.300 tahun lalu, rangka keempat berusia 9.500 tahun yang lalu, rangka keenam berusia 10.000 tahun lalu dan rangka ketujuh berusia 12.000 tahun lalu.
"Kerangka manusia yang sudah ditemukan ada 7, dari lapisan budaya yang berbeda di Gua Pawon. 7 Kerangka itu diklasifikasikan dari hasil penguburan langsung dan tidak langsung," terang Lutfi.
Dari ketujuh kerangka manusia prasejarah yang ditemukan, ada empat kerangka manusia yang masih utuh yakni rangka ketiga, keempat, keenam dan ketujuh. Kerangka itu disebut utuh jika dari rangkaian anatominya terdapat kepala, leher, tulang belakang, tangan hingga kaki.
Berita Terkait
-
Proses Ditemukannya Kerangka Manusia Purba yang Bikin Heboh Dunia Akademik
-
Cari Jejak Manusia Purba, Peneliti Temukan 150 Gambar Cadas Pra Sejarah di Pulau Kisar
-
Kerangka Manusia Purba Usia 7200 Tahun di Maros Terus Diteliti
-
Penemuan DNA Manusia Purba di Maros Mengungkap Asal Usul Manusia Indonesia
-
Ditemukan Fosil Manusia Purba Misterius, Punya Gigi Besar Tanpa Dagu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba