Andi Ahmad S
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat tandatangani fakta integritas Kebangsaan di Pakansari Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026) [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Polres Bogor bersama Pemkab, TNI, dan ormas menggelar Apel Kebangsaan di Pakansari pada Jumat, 14 Agustus 2026.
  • Kegiatan yang melibatkan 1.584 personel gabungan ini bertujuan memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
  • Bupati Rudy Susmanto dan Kapolres AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan kolaborasi ini merupakan komitmen menjaga stabilitas nasional.

SuaraJabar.id - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, atmosfer kebersamaan menyelimuti Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Polres Bogor bersama Pemkab Bogor, TNI, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) menggelar Apel Kebangsaan berskala besar sebagai wujud komitmen menjaga kondusivitas daerah.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiasi Polres Bogor yang berhasil mengumpulkan seluruh elemen masyarakat dalam satu barisan.

"Alhamdulillah, apel kebangsaan ini terlaksana atas arahan Pak Kapolri dan Pak Kapolda yang ditindaklanjuti oleh Pak Kapolres Bogor. Sinergi ini melibatkan TNI, Kodim, Korem, Lanud Atang Sendjaja, hingga organisasi pemuda dan ormas seperti BPPKB, Pemuda Pancasila, KNPI, serta Karang Taruna," ujar Rudy, di Pakansari Bogor, Jumat (14/8/2026).

Rudy menegaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah merawat rasa cinta tanah air dan menjaga Kabupaten Bogor tetap aman.

"Saat kita kompak dan bersatu, membangun bangsa dari Bogor akan jauh lebih mudah. Pemkab Bogor siap terus mendukung penuh kolaborasi TNI-Polri agar masyarakat merasa aman, nyaman, serta dapat berfokus membangun bangsa yang adil dan makmur," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan bahwa Apel Kebangsaan tersebut diikuti sebanyak 1.584 personel gabungan dari berbagai unsur.

"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh elemen di Kabupaten Bogor untuk menjaga daerah ini tetap damai dan kondusif," jelas AKBP Wikha.

Ia menuturkan, menjaga stabilitas Kabupaten Bogor memiliki dampak strategis bagi skala yang lebih luas.

Baca Juga: Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

"Menjaga Kabupaten Bogor berarti menjaga Jawa Barat, dan menjaga Jawa Barat berarti menjaga Indonesia. Mari kita bersama-sama merawat Bogor demi Indonesia," tegasnya.

Load More