SuaraJabar.id - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera atau DPD PKS Kabupaten Sukabumi meluncurkan sekolah gratis yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat.
Sekolah itu adalah Sekolah Bakal Caleg. Sebuah program pendidikan politik yang dapat digunakan masyarakat yang bakal maju menjadi calon anggota legislatif yang akan maju di pemilihan umum atau Pemilu 2024.
Ini merupakan program yang diselenggarakan untuk menyiapkan putra dan putri terbaik Indonesia untuk menghadapi pemilihan umum atau Pemilu 2024.
Sekolah Bakal Caleg PKS adalah layanan pendidikan politik yang diselenggarakan secara terbuka, intensif, dan terstruktur bagi masyarakat secara umum tanpa biaya alias gratis.
Putra/putri terbaik yang mengikuti program ini disiapkan sebagai bakal calon anggota legislatif di semua tingkatan dari daerah pemilihan Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Muhamad Sodikin pun mengajak seluruh putra/putri terbaik Sukabumi khususnya, untuk berjuang bersama PKS melayani masyarakat dengan bergabung dan mempersiapkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan DPR RI).
"Mari kita berjuang bersama dan mempersiapkan diri melalui Sekolah Bakal Caleg," kata dia, Senin (18/10/2021).
Proses pembalajaran Sekolah Bakal Caleg dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif melingkupi materi tentang wawasan kebangsaan, demokrasi, Islam, partai politik, dan metodelogi pemenangan pemilu.
Tujuan akhir dari Sekolah Bakal Caleg PKS adalah melahirkan bakal calon anggota legislatf yang memiliki kesiapan (pengetahuan, kesadaran, dan praktik) serta kemampuan dan kemauan untuk melayani rakyat dengan cara memenangkan Pemilu 2024.
Baca Juga: PKS Buka Peluang Koalisi dengan PKB usai Muhaimin Terang-terangan Siap Nyapres 2024
Syarat mengikuti Sekolah Bakal Caleg adalah Warga Negara Indonesia atau WNI, usia minimal 21 tahun (pada Juli 2023), pendidikan minimal SLTA (atau sederajat), bersedia menjadi anggota PKS, mengisi formular pendaftaran.
Sedangkan waktu pendaftarannya adalah 18 Oktober 2021 hingga 31 Desember 2021. Pendaftaran secara online di www.sbcpks.id.
Tag
Berita Terkait
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Pemprov DKI Jakarta Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Ada 103
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026