SuaraJabar.id - Cara urus KTP hilang di Bandung. e-KTP adalah kartu tanda penduduk yang memuat data keamanan dan pengendalian baik dari administratif maupun teknologi berbasis database kependudukan. Kartu ini wajib dimiliki setiap warga Indonesia yang sudah 17 tahun.
Dalam e-KTP memuat NIK (Nomer Induk Keluarga) yang menjadi acuan dasar pembuatan segala jenis dokumen penting.
Misal pengurusan paspor, surat izin mengemudi (SIM), nomor pokok wajib pajak (NPWP), sertifikat, bahkan vaksinasi.
Saat pandemi seperti sekarang, e-KTP diperlukan dalam vaksinasi. Untuk syarat wajib pendaftaran vaksinasi bagi usia 17 tahun keatas.
Sehingga akan repot, bila kehilangan dokumen ini. Lantas bagaimana cara mengurus E-KTP yang hilang. Secara umum untuk pengurus, harus melalui beberapa tahapan.
Berikut tahapannya:
- Mencari surat pengantar dari desa.
- Dilanjutkan mengajukan surat kehilangan dari kepolisian.
- Mengisi formulir permohonan E-KTP di Dukcapil.
Namun apabila kalian kehilangan dokumen penting ini, tak perlu khawatir kalian bisa mengurusnya secara online.
Jadi kalian, tidak usah keluar rumah sehingga meminimlisir penularan Covid-19. Semenjak pandemi melanda Indonesia maret 2020, seluruh aktivitas dipindahkan ke dalam jaringan. Setiap daerah memiliki basis jaringan khusus untuk melayani kepentingan penduduk.
Dukcapil Bandung mengeluarkan sejumlah layanan data kependudukan online, untuk meminimalisir kerumunan masyarakat saat pengurusan data. Salah satu aplikasinya yaitu Pemuda atau Pemutakhiran Data Kependudukan Mandiri.
Baca Juga: 4 Fungsi NPWP yang Perlu Anda Ketahui, Alasan Harus Punya NPWP
Aplikasi isi berisi layanan online seperti masukan biodata, perbaikan data, cetak ulang E-KTP, dan cetak ulang kartu keluarga. Nah gunakan aplikasi ini untuk mengurus e-KTP kalian yang hilang. Berikut cara mengurus E-KTP yang hilang.
Download Aplikasi Pemuda dengan menggunakan website resmi Dukcapil Bandung.
Daftarkan akun dengan memasukan NIK kepala keluarga dan buat sandi.
Lanjutkan dengan tahapan mengisi data yang diperlukan seperti foto surat keterangan hilang dari kepolisian, foto kartu keluarga, dan foto selfie (bila pengambilan E-KTP diwakilkan keluarga)
Aplikasi Pemuda ini mudah digunakan dan memiliki fitur live chat. Dengan demikian petugas bisa berkomunikasi secara langsung.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bandung memaksimalkan layanan daring, email, dan aplikasi. Selain itu Tujuannya meminimalisir pertemuan dalam masa pandemi.
Berita Terkait
-
NIK dan IKD Jadi Fondasi Transformasi Digital Pemerintah, Perkuat Integrasi Layanan Publik
-
Akhir Pelarian Paulus Tannos? Agustus Jadi Penentu Kepulangan Buron e-KTP
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI