SuaraJabar.id - Seorang bocah dikabarkan hilang akibat tenggelam di Sungai Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Bocah tenggelam itu bernama Insan Fauzi (5), dia baru ditemukan meninggal dunia, ditemukan terdampar di dasar sungai, Rabu (27/10/2021).
Keterangan dihimpun jasad Insan Fauzi ditemukan sekira pukul 14.00 WIB melalui proses pencarian yang dilakukan Tim SAR melalui metode penyelaman secara manual.
"Ditemukan di kedalaman 4-5 meter di dasar sungai," ungkap Umar, salah seorang warga yang terlibat dalam pencarian korban, dikutip dari Sukabumiupdate -jaringan Suara.com.
Pria 36 tahun itu menceritakan dalam proses penyelaman itu Ia melakukan penyisiran di dasar sungai di radius 6 meter dari daratan.
Pertama kali ditemukan, Umar menyentuh bagian kaki korban. Setelah meyakini benda tersentuh tersebut merupakan bagian tubuh manusia, serta merta Umar langsung menariknya dari dasar sungai dan di evakuasi ke daratan.
"Ditemukan dalam posisi tengkurap didasar sungai yang dipenuhi lumpur bercampur pasir. Korban masih memakai kaos hijau bercorak merah pada bagian lengannya serta celana merah (Seragam sekolah)," jelasnya.
Seperti diketahui lima orang bocah asal Kampung Palangpang RT. 02/11 Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, tenggelam di Sungai Ciletuh. Empat berhasil diselamatkan dan satu korban lainnya yakni Insan Fauzi dinyatakan hilang.
Proses pencarian langsung dilakukan Tim SAR dengan melibat warga sekitar. Sampai pada hari kedua, pencarian menggunakan metode pasang jaring.
Tim SAR gabungan itu terdiri dari Basarnas Pos Palabuhanratu, relawan dari Fraksi Golkar DPRD, muspika, Kostrad, TNI AL dan Polairud, HNSI Palangpang, PRPS Rajawali, Rapi Kabupaten Sukabumi, Balawista, P2BK Ciemas, Pemuda Pancasila, Kostrad, Sahbandar, warga serta nelayan.
Baca Juga: Desanya Tenggelam, Pasijah Tetap Bertahan di Tengah Kepungan Air Laut
Berita Terkait
-
Hanyut Sejauh 5 Kilometer, Balita yang Terseret Arus di Srengseng Ditemukan Meninggal Dunia
-
Buku Pernah Tenggelam, Batas Tipis Antara Mengidolakan dan Kehilangan Arah
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Mengurai Makna Hidup dalam Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Fundamental Kokoh, BRI Optimistis Tumbuh dengan Dividen Rp52,1 Triliun
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi