SuaraJabar.id - Puluhan petugas keamanan di apartemen Jardin di bilangan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, dirumahkan sepihak oleh pihak Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS).
Sebagai bentuk protes atas tindakan sepihak itu, puluhan petugas keamanan yang kebanyakan merupakan warga yang tinggal di sekitar apartemen Jardin menggelar aksi demo, dengan menutup akses jalan masuk ke apartemen Jardin.
Penutupan jalan dilakukan dengan cara, menumpukan sampah, pada jaman utama akses ke apartemen Jardin. Rahmat Gunawan sebagai Building Manajer apartemen Jardin membenarkan adanya kejadian penutupan jalan tersebut.
"Kejadian kemarin, itu petugas keamanan dan beberapa warga yang ada di sekitaran apartemen Jardin," kata Rahmat, saat ditemui di kantor manajemen apartemen Jardin, Kamis (28/10/2021).
Rahmat mengatakan, awal dirumahkannya para petugas keamanan ini, saat adanya pergantian vendor pengurusan apartemen Jardin ke pengurus baru di bawah para penghuni dan pemilik unit di apartemen Jardin atau P3SRS.
Tepatnya pada tanggal 25 Oktober 2021 kemarin, saat petugas keamanan sedang jaga, puluhan petugas keamanan yang baru berserta salah satu organisasi masyarakat (ormas) tiba-tiba mendatangi petugas keamanan lama yang berjaga dan mengusirnya.
"Mereka tiba-tiba diusir," kata Rahmat.
Rahmat pun mengaku sampai dengan saat ini, pihak manajemen tidak dapat masuk ke dalam kantor manajemen.
Karena kantor manajemen pengelola apartemen Jardin, dalam kondisi disegel oleh pengurus apartemen Jardin yang baru.
"Kantor kami pun disegel oleh pengelola yang baru. Kami juga tidak penjelasan apa-apa, tiba-tiba kantor kami disegel," ucapnya.
Baca Juga: Bus Damri Tak akan Terlihat Lalu-lalang di Jalanan Bandung, Ini Sebabnya
Tak terima atas pengusiran tersebut, para petugas keamanan yang lama itupun melakukan aksi dengan cara menutup jalan. Dalam aksinya mereka menuntut kejelasan status pekerjaan mereka, serta pengusiran yang dilakukan vendor baru.
Sementara itu, salah seorang Petugas keamanan apartemen Jardin yang lama, Ganjar Aji Sanusi, mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya tidak mendapat kejelasan atas status pekerjaannya.
Ganjar mengatakan ia sudah bekerja sejak 2013 sebagai petugas keamanan apartmen Jardin. Ia mengaku kebingungan di tengah pandemi Covid-19 untuk mencari pekerjaan yang lainnya.
"Delapan tahun saya kerja disini. Sekarang diusir gitu saja, tanpa ada kejelasan. Bingung saya," kata Ganjar, ditemui ditempat dan waktu yang sama.
Ganjar mengaku, ia bersama temannya yang lain, hanya ingin kejelasan status pekerjaaanya. Hingga dengan kini, ia tidak mendapat surat pemutusan hubungan kerja. Ia juga tidak mendapatkan gaji terakhir sebagai petugas keamanan di apartemen Jardin.
Kontributor : Cesar Yudistira
Tag
Berita Terkait
-
Update Rumor Ronald Koeman Jr ke Persib, Media Belanda: Dia Siap ke Asia?
-
Pilih Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama Belum Ngobrol Sama Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Tak Gentar Teror GBLA, Pelatih Ratchaburi Siap Mainkan Gaya Sendiri Hadapi Persib
-
Link Live Streaming Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026 Malam
-
Allano Lima: Persib Hebat, tapi...
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik dan Spot Takjil Hits di Bandung, Wajib Kamu Jelajahi
-
Kabar Duka Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Tutup Usia
-
Anti Macet! Jalur Pantura dan Pansela Jawa Jadi Rekomendasi Alternatif Mudik Lebaran 2026
-
Truk Tangki Terbakar Hebat di KM 185 Arah Cirebon, Lalin Sempat Dialihkan
-
300 KK Terdampak Luapan Sungai Citalahab, Bupati Ciamis Desak Perbaikan DAS Cepat