SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jabar Bagian Selatan.
Perpres tersebut menjadi dasar hukum beberapa proyek pembangunan yang bakal dikerjakan di Jabar Selatan.
Dari sekian banyak proyek, sebanyak 20 proyek pembangunan Jabar Selatan dikerjakan di Kabupaten Pangandaran.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membenarkan hal itu akhir pekan lalu.
Salah satu proyek tersebut yakni reaktivasi rel kereta api Banjar-Cijulang, pengembangan bandara Nusawiru, pembangunan terminal tipe A, pembangunan breakwater di Pantai Timur, pembangunan PPI di Batu Karas, Desa Digital, pengembangan Desa Wisata dan lainnya termasuk pembangunan tol Tasikmalaya-Cilacap.
Jeje optimis 20 proyek pembangunan itu akan terealisasi dan membawa kemajuan untuk Kabupaten Pangandaran.
“Proyek itu bernilai puluhan triliun,” ujar Jeje.
Salah satu pembangunan yang cukup vital yakni bidang transportasi yakni reaktivasi rel KA Banjar-Cijulang, pembangunan terminal tipe A dan pengembangan Bandara Nusawiru.
“Untuk reaktivasi rel KA itu targetnya selesai tahun 2030 dengan anggaran sekitar 3 triliun,” katanya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Coba Pikat Investor Belanda agar Mau Investasi di Jawa Barat
Selain itu proyek strategis Jabar selatan lainnya di Pangandaran yakni pembangunan breakwater di pantai Timur Pangandaran.
“Pembangunan breakwater ini penting sebagai sarana agar wisatawan nyaman saat berenang,” katanya.
Pihaknya optimis semua proyek pembangunan ini akan terealisasi lantaran sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jabar Bagian Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Bupati Syok Netizen Kasih Komentar Pedas
-
Helmy Yahya Tawarkan Rebana ke Investor Malaysia, Lahan Industri 43 Ribu Hektare Masih Longgar
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG
-
Deforestasi atas Nama Pembangunan: Haruskah Hutan Terus jadi Korban?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu