SuaraJabar.id - Kabupaten Pangandaran siap menjadi tuan rumah event Jabar International Marathon yang bakal digelar pada akhir November 2021.
Event internasional itu bakal melombakan empat kelas, yakni kelas 5 Kilometer, 10 Kilometer, 21 Kilometer, dan 42 Kilometer dengan track menyusuri wisata pantai Pangandaran.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat sebagai panitia penyelenggara melakukan pengecekan jalur track lintasan lari, Rabu (3/11/2021).
Kapolsek Pangandaran Kompol Haryono mengatakan, dirinya mendampingi panitia Jabar International Marathon dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Panitia melakukan pengecekan dan memastikan rute jalur lintasan lari Maraton Internasional tahun 2021 di Pantai Pangandaran Jawa Barat.
“Kita mendampingi panitia dari Provinsi Jabar memastikan kesiapan rute jalur lintasan perlombaan Jabar International Marathon yang akan digelar akhir November mendatang,” kata Kompol Haryono
Lebih lanjut Kompol Haryono menambahkan, rute yang dicek meliputi lokasi alun-alun Paamprokan menuju Jalan Pamugaran. Selanjutnya menuju Jalan Pertigaan Cikembulan, dan Jalan Baru Hotel Aston.
“Rencana start dan finish gelaran Jabar International Marathon di Alun-alun Paamprokan,” katanya.
Kompol Haryono juga memastikan rute yang akan digunakan nanti akan steril, tidak akan ada orang yang mengganggu peserta saat lomba.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jawa Barat Gelar Pesta Kemenangan Juara Umum PON Papua 2021, Benarkah?
“Situasi dan kondisi dipastikan aman, damai, dan kondusif selama event nanti,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba