SuaraJabar.id - Empat orang tewas terlibat tabrakan di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (07/11/2021).
Kecelakaan disebutkan Kasatlantas Polres Sumedang AKP Kiki Hartaki melibatkan Truk muatan batu bara, Pajero, Rush, Sigra dan 4 motor jenis Satria F, Smash, Scoopy dan Vario.
AKP Kiki Hartaki menjelaskan kronologi kecelakaan, truk muatan batu bara melaju dari arah Cirebon menuju Bandung.
Sampai di jalan menanjak, truk nomor plat D 9597 AE mencoba melewati namun keadaan jalan menikung ke kiri hingga akhirnya mencapai turunan dan menyeruduk sejumlah kendaraan tersebut.
"Truk membawa muatan batubara melaju dari arah Cirebon menuju Bandung sesampainya di jalan tersebut di atas ketika melewati keadaan jalan menikung ke kiri, menurun terjadi menabrak," kata Kiki di Sumedang, Jawa Barat.
Kiki menjelaskan empat orang yang meninggal itu bernama Riyan Sandi Permana (16) yang dibonceng motor Smash, Listiani Hapita Dewi (31) yang mengendarai motor Scoopy, Iyah Sariah (50) yang dibonceng Scoopy, dan Rina Anggraeni (17) yang dibonceng Satria F.
Selain itu, ada juga tiga orang lainnya yang mengalami luka-luka yakni Muhammad Ridwan (29), Titin Supriatin (20), dan seorang lainnya yang identitasnya belum tercatat.
Dari olah TKP sementara, Kiki menduga kecelakaan itu diakibatkan kelalaian pengemudi truk itu yang berinisial S (42). Pasalnya, diduga S tidak menerapkan jarak aman ketika menurun hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya.
"Saat ini baik korban meninggal dunia dan yang mengalami luka ringan berada di rumah Sakit AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung," kata Kiki.[Antara]
Berita Terkait
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya
-
Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Nusa Tenggara Timur: Perkuat Kedaulatan Rupiah
-
5 Fakta Terbaru Pemekaran Sukabumi Utara: Infrastruktur Siap, Pusat Jadi Kunci Utama