SuaraJabar.id - Pengemudi ojek online (ojol) roda dua mengaku kenaikan harga BBM Non-Subsidi Pertamax belum berdampak langsung bagi biaya operasional sehari-hari. Pengemudi ojol roda dua mengaku telah menggunakan BBM Subsidi Pertalite sejak awal mendaftar sebagai ojol.
Mahdi, salah satu pengemudi ojol roda dua asal Depok selalu menggunakan Pertalite untuk mengisi bahan bakar motor beat miliknya. Mahdi mengaku hanya menggunakan Pertamax sesekali untuk menghemat waktu ketika antrean Pertalite di SPBU dinilai sangat panjang. Semenjak harga Pertamax naik, Mahdi menyebut kini dirinya selalu mengandalkan Pertalite.
“Saya dari awal pakai pertalite tapi kalau antri panjang kita pasti ke pertamax. Berhubung BBM pertamax naik, saya jadi pakai pertalite terus sekarang,” kata Mahdi kepada jurnalis Suara pada Minggu (14/6).
Mahdi menjelaskan dirinya bersyukur masih bisa menggunakan Pertalite sebagai bahan bakar utama sehingga tidak terpengaruh dengan kenaikan harga BBM Pertamax. Meskipun kenaikan Pertamax belum berdampak terhadap operasionalnya sehari-hari sebagai ojol, Mahdi menyebut kenaikan harga Pertamax mempengaruhi naiknya harga sejumlah bahan pokok, yang pada akhirnya mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.
“Pengeluaran sehari-hari saya jadi semakin terasa karena harga berbagai kebutuhan pokok naik, kayak cabai, bawang, dan minyak ikut naik,” kata Mahdi.
Untuk terus bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah kenaikan harga bahan-bahan pokok, Mahdi saat ini fokus menjaga jumlah pesanan agar tetap stabil. Ia berharap dengan semakin banyak order yang masuk, pendapatan yang ia terima juga semakin terjaga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sangat penting untuk mempertahankan jumlah order apalagi di situasi dan kondisi saat ini. Alhamdulillah saat ini jumlah order masuk masih relatif stabi,” kata Mahdi.
Di tengah tantangan yang ada, Mahdi bersyukur masih dapat mempunyai mata pencaharian sebagai ojol dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia berharap aplikator dapat memberikan penghargaan untuk ojol yang rajin mencari dan menyelesaikan order seperti dirinya.
“Kita cukup alhamdulilah kita masih bisa cari rezeki jadi ojol. Harapannya paling banyakin lagi hadiahnya buat mitra yang berprestasi. Kalau buat pemerintah tolong lebih melek lagi kepada rakyat,” ujar Mahdi.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
Diketahui PT Pertamina Patra Niaga pada Rabu, 10 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Lonjakan harga bahan bakar beroktan 92 tersebut, dari yang sebelumnya ditahan pada level Rp12.300 per liter, mencatatkan kenaikan sebesar Rp3.950 atau setara 32,11 persen. Pada hari yang sama, varian Pertamax Green 95 turut melesat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Langkah ini seketika memicu beragam tanggapan di masyarakat. ***
Berita Terkait
-
Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Stok BBM dan LPG Aman! Pemkot Banjar Siapkan 'Jalur Energi' Lancar untuk Mudik Lebaran 2026
-
Gaji UMR Tetap Bisa Punya Mobil! 4 Rekomendasi Mobil Bekas Irit dan Ramah Saku
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib