SuaraJabar.id - Muhammad Ghifari, pemuda asal Dusun Cidadap, Desa/Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran memutuskan untuk berhenti menekuni profesi pemain game online atau gamer pada 2019 lalu.
Ghifari mengatakan, ia berhenti menjadi seorang gamer karena penghasilannya tidak menentu.
Ia kemudian memutuskan untuk menjalani profesi baru sebagai seorang trader. Keputusan itu akhirnya membawanya sukses meraup keuntungan ratusan juta per bulan.
“Berkat keuletan dan ketekunan, alhamdulilah saya bisa sukses dan bisa menghasilkan uang sebagai trader,” ujarnya Minggu (7/11/2021).
Ghifari yang bertekad untuk membantu mengurangi beban keluarga, mengaku terus belajar memperdalam pengetahuan tentang internet.
“Tahun 2019 saya mulai menekuni trading, hingga sekarang saya mampu menghasilkan untung sekitar Rp 50 juta per hari,” paparnya.
Ia bersyukur bisa menjadi trader sukses dan menghasilkan uang cukup banyak.
Namun dari hasil itu Ghifari hanya mengambil 30 persen saja, sisanya 70 persen ia sumbangkan kepada masyarakat yang dianggap sangat membutuhkan.
“Rencananya saya juga ingin membangun sebuah masjid di salah satu desa di Kecamatan Cimerak,” katanya.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Unggah Foto Tinjau Proyek Masjid Agung, Warganet: 64 Milyar?
Ia berharap kepada para pemuda agar menggunakan media sosial (Medsos) sebaik mungkin dan menghasilkan.
“Mudah-mudahan pekerjaan saya ini menjadi motivasi bagi anak-anak jaman sekarang,” pungkas Muhammad Ghifari.
Berita Terkait
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
Sempat Bikin Emosi, Pelaku Industri Minta Tetap Kawal dan Kritisi Kebijakan IGRS Komdigi
-
Israel Mulai Hancurkan Masjid di Iran
-
Kesan Haru dari Pelataran dan Kubah Raksasa Masjid Al Akbar Surabaya Jatim
-
Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD