SuaraJabar.id - Politikus senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Agus Hamdani tutup usia karena sakit di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/11/2021) dini hari.
Almarhum selama hidupnya pernah menjabat Bupati Garut periode 2013-2014. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut periode 2019-2024.
Bupati Garut Rudy Gunawan mewakili Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya Bupati Garut ke-25 itu.
"Saya atas nama Bupati Garut dan mewakili Pemerintahan Kabupaten Garut mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian Bapak Agus Hamdani, beliau Bupati Garut ke-25 dan Wakil Ketua DPRD Garut," kata Rudy dikutip dari Antara.
Rudy mengaku dekat dan bersahabat dengan Agus Hamdani semasa hidupnya, terlebih pernah menjabat sebagai kepala daerah yang telah turut membangun dan mengabdi untuk Garut.
"Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan keikhlasan," katanya.
Rekan almarhum, Slamet mengatakan sebelum meninggal dunia Agus Hamdani sempat merasakan sesak napas di rumahnya Kecamatan Balubur Limbangan, Rabu (10/11) malam, lalu tidak sadarkan diri, kemudian oleh keluarganya dibawa ke rumah sakit.
"Dalam perjalanan di sekitar wilayah Kecamatan Banyuresmi diperkirakan sudah meninggal sehingga akhirnya dibawa ke puskesmas terdekat dan dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Menurut dia Agus Hamdani kelelahan setelah melakukan perjalanan dari Jakarta untuk menghadiri kegiatan partai politik, selain itu almarhum memiliki riwayat penyakit.
Baca Juga: Inalillahi, Alissa Wahid Bagikan Kabar Duka
"Mungkin karena kelelahan, tapi memang saat di Garut, sebelum jam 21.00 masih nampak sehat," katanya
Agus Hamdani yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Kabupaten Garut itu mulai mengawali karir politiknya dengan menjadi anggota DPRD Garut, kemudian dipilih menjadi Wakil Bupati Garut menggantikan Dicky Chandra yang mengundurkan diri.
Ia selanjutnya diangkat menjadi Bupati Garut menggantikan Aceng Fikri yang diberhentikan sebagai Bupati Garut karena tersandung masalah pernikahan singkat dengan seorang wanita.
Agus Hamdani kemudian maju dalam Pemilihan Kepala Daerah pada 2014 dan 2018, namun akhirnya kalah oleh pasangan Rudy Gunawan-Helmi Budiman yang saat ini memimpin Garut.
Jenazah Agus Hamdani akan dimakamkan di pemakaman keluarganya di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Berita Terkait
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
Mau ke Garut? Ini 4 Tips Naik Kereta Lokal yang Jarang Diketahui Penumpang
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Wamensos Apresiasi Inisiatif Kudus dan Garut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba