Situs Candi Jiwa terletak di Jalan Candi Jiwa, Segaran, Kecamatan Batujaya. Dari pusat kota Karawang lokasinya sebelum Pantai Pakis Jaya. Laman itrip.id menulis, Candi Jiwa adalah candi peninggalan Buddha Kuno. Beberapa sumber menyebut candi ini suda ada sejak masa kerajaan Tarumanegara, sekitar abad ke-2 hingga ke-12 masehi.
Candi ini berada di tengah persawahan milik warga setempat. Awalnya keberadaan candi ini tidak diketahui karena terkubur oleh gundukan tanah yang berbentuk bukit kecil.
Pada 1984 warga menemukan struktur bangunan di dalam bukit tersebut dan langsung melapor pada pemerintah setempat. Setelah diteliti, baru diketahui ada sebuah candi yang terkubur di dalamnya.
Satu lagi lokasi wisata sejarah di Kabupaten Karawang, yakni Bendungan Walahar. Lokasinya ada di Desa Walahar Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Bendungan ini dibangun oleh pemerintah colonial Belanda pada 1918 dan selesai pada 1925. Laman walahar.desa.id menulis, Bendungan Walahar adalah saksi dari bergesernya peradaban sungai, khususnya di Kabupaten Karawang.
Bendungan ini membagi aliran Sungai Citarum yang membelah Kabupaten Karawang, sehingga debit airnya bisa diatur untuk mengairi areal persawahan. Di usianya yang hampir 100 tahun ini, Bendungan Walahar masih berdiri gagah dengan bentuk aslinya yang masih dipertahankan. Bendungan ini cocok dijadikan tempat wisata keluarga, utamanya sambal menikmati sore.
Dan jangan lupa abadikan momen berkunjung ke Bendungan Walahar dengan berfoto ria. Hasilnya akan bagus sekali untuk diunggah ke media sosial.
Karawang juga menyimpan lokasi wisata religi. Salah satunya adalah Vihara Sian Djin Ku Poh, yang terletak sekitar 4 kilometer dari pusat kota Karawang, tepatnya di Jalan Rangga Gede no. 1, tanjong Pura. Laman itrip.id menulis, Vihara iniberdiri pada 1770 lalu dan suda dibuka untuk umum.
Baca Juga: Koleksi 127 Medali Emas, Tuan Rumah Juara Umum Peparnas Papua
Meski vihara ini masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Konghucu, tempat ini masih ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak hanya itu, jelang hari-hari besar, vihara ini suka mengadakan berbagai acara yang menarik untuk diikuti.
7. Pepes Ikan Jambal Haji Dirja
Jalan-jalan ke suatu daerah tak lengkap rasanya kalau kita tidak mencicipi kuliner khasnya. Begitu juga kalau kita berkunjung ke Karawang, jangan lupa untuk mampir ke Rumah Makan Pepes Jambal Haji Dirja.
Lokasinya tak jauh dari bendungan Walahar, tepatnya di Jalan Bendungan Walahar, Walahar, Kutapohaci,Ciampel, Kabupaten Karawang, Pepes ini bisa dibilang kuliner khas Desa Walahar, yang juga makanan khas Karawang.
Laman walahar.desa.id menulis, rumah makan ini suda berdiri sejak 1994. Meski memakai nama Ikan Jambal, di rumah makan ini juga terdapat pilihan pepes lainnya, seperti pepes ayam, pepes oncom, pepes jamus dan pepes peda.
Namun pepes jambal adalah kuliner andalannya. Tampilan rumah makan ini sangat sederhana. Dengan resep yang suda diwariskan secara turun temurun, Pepes Jambal Haji Dirja memikat lidah banyak orang, termasuk Presiden Joko Widodo pernah berkunjung ke rumah makan ini.
Tag
Berita Terkait
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Ruang Raya Karawang 2026 Bakal Digelar Pekan Ini
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian
-
Jakarta dan Banten Masih Terpapar! Abu Anak Krakatau Terus Bergerak hingga Lampung
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu