SuaraJabar.id - Seorang anggota polisi di Bandung tertangkap kamera tengah memindahkan bensin di tangki motornya ke tangki sepeda motor milik pengendara yang kehabisan bensin.
Video aksi polisi tersebut tersebar di jejaring media sosial dan menjadi viral.
Dalam video yang beredar di media sosial, terekam petugas sedang mengambil bensin dari motornya, untuk mengisikan bensin ke sepeda motor, salah seorang warga.
Tindakan itu pun kini menjadi viral dan mendapat respon positif dari warga net. Bahkan pada akun instagram @tmcpolrestabesbandung, unggahan itu, telah dilihat oleh sebanyak 22.294 orang.
Dari hasil penelusuran wartawan, diketahui aksi petugas kepolisian itu terjadi di Kota Bandung. Dan anggota polisi tersebut ialah Aiptu Dadang Mashur, petugas Unit Patwal Satlantas Polrestabes Bandung.
Dadang merupakan polisi senior. Ia sudah berdinas selama 30 tahun, di Korps Lalulintas.
Cerita Dadang yang menolong pasutri yang kehabisan bensin, berawal saat ia tengah melakukan pengaturan arus lalu lintas di pertigaan Jalan Sunda, Kota Bandung, pada Selasa (16/2021) siang.
"Kemarin itu, saya lagi patroli di lampu merah, karena dilaporkan mati, makanya saya seorang diri lakukan pengaturan arus lalulintas," kata Dadang, Rabu (17/11/2021).
Hampir setengah jam lakukan pengaturan, ia melihat sepasang suami-istri berusia lansia, tengah mendorong kendaraan sepeda motor.
Baca Juga: Tak Bisa Nyala, Komplotan Curanmor Tinggalkan Motor Curian di Jalan Viral
Ia pun berinisiatif menghampiri keduanya, untuk menanyakan kondisi pasutri tersebut.
"Saya tanya, katanya habis bensin. Lalu saya minta motornya untuk ke bahu jalan. Saya disitu langsung buka kran bensin di tangki motor dinas, dan mengisikan bensin ke warga tersebut," ucap Dadang.
Dadang mengaku, ia sama sekali tidak mengerti dan tidak mengetahui aksinya itu bakal menjadi viral di media sosial. Bahkan ia mengaku sempat ketakutan mendapat teguran dari atasannya, karena menjadi viral.
Wajar saja, masa dinasnya yang tinggal hanya dua tahun lagi, membuat ia hanya ingin menjadi anggota polisi yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya dua tahun lagi pensiun," ucap bapak tiga anak tersebut.
Disinggung motif Dadang membantu masyarakat, ia mengatakan hanya ingin menjadi anggota polisi yang dasarnya yakni Tri Brata dan Catur Prasetya.
"Kita ini anggota polisi, pengayom, pelindung, pelayan masyarakat. Sudah seharusnya kita membantu masyarakat yang kesusahan," ucapnya.
Meskipun ia sudah mendapat kesempatan berkali-kali untuk melanjutkan pendidikan di kepolisian, guna menjadi perwira, hal itu tidak dilakukan oleh Dadang.
Tidak ada niatannya, untuk menjadi seorang perwira. Ia hanya ingin menyelesaikan tugas sebagai anggota kepolisian dan memiliki banyak waktu bersama keluarga.
Sosok Dadang ternyata dikenal kerap membantu warga. Terlihat ada netizen yang mengenali sosoknya dan berkomentar jika anggota polisi tersebut memang baik.
"O ini mah pak dadang,, emang baik pak dadang mah, salam hormat pak.." tulis pemilik akun Instagram @bubun_budiman.
Ada juga yang mendoakan agar Dadang dapat naik pangkat akibat sering berbuat baik selama menjalankan tugas sebagai anggota polisi.
"hidup pa dadang sing enggal naek pangkat pak ." tulis @iwancataluna.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Debut di Posisi Baru, Ini Kata-kata Dion Markx Usai Jalani Laga Perdana Bersama Persib
-
Carlos Pena Kecewa Gagal Raih Poin Lawan Persib Bandung
-
Cari Keadilan buat Anak, Ibu Kandung Laporkan Kasus Nizam yang Dianiaya Ibu Tiri ke KPAI
-
Alasan Carlos Pena Jadikan Hokky Caraka Kiper Dadakan Persita Tangerang
-
Viral Tempat Usahanya Sepi Pengunjung, Ivan Gunawan: Harusnya Didoain, Bukan Dikontenin
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Kematian NS di Jampangkulon Sukabumi, DP3A Turun Tangan Kawal Proses Hukum
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade