SuaraJabar.id - Kasus COVID-19 kembali bertambah di lingkungan sekolah di Kota Cimahi. Terkini, ada 5 siswa dan guru yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test PCR secara acak.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan Kota Cimahi sudah melakukan swab test terhadap sekitar 700 lebih siswa dan guru di zona utara dan tengah, dan hasilnya kini sudah keluar.
"Temuan awal Cimahi Utara guru 1 yang positif. Cimahi Tengah hasilnya sudah keluar 4 positif. Jika dilihat tanggal lahir sepertinya 3 siswa dan 1 guru," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi pada Sabtu (20/11/2021).
Untuk di wilayah utara, domisili sekolahnya sudah diketahui. Sehingga aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tempat guru tersebut bertugas sudah dihentikan sementara waktu. Sementara untuk zona tengah pihaknya masih melakukan penelusuran.
"Sementara masih di telusuri asal sekolahnya. Jika ditemukan asal sekolahnya, maka akan dilakukan penutupan sementara untuk sterilisasi," tegas Harjono.
Selain yang sudah terkonfirmasi positif, di zona tengah juga ditemukan empat guru yang hasilnya masih samar sehingga harus dilakukan swab test PCR ulang untuk memastikannya.
Harjono melanjutkan, meski ditemukan kasus positif COVID-19 aktivitas PTM sekolah di Kota Cimahi secara keseluruhan akan tetap dilaksanakan. Penutupan sementara hanya akan dilakukan di sekolah yang terdapat kasus terkonfirmasi positif COVID-19.
Dirinya memastikan pelaksanan PTM ditengah pandemi COVID-19 di Kota Cimahi sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan untuk meminimalisir penularan kasus tersebut.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun
-
KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran