SuaraJabar.id - Kepala Dusun atau Kadus Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar yang bernama Asep Mulyadi menghilang secara misterius sejak 8 November 2021 lalu.
Dua pekan tanpa kabar, tak satu pun keluarga maupun rekannya sesama perangkat desa yang mengetahui keberadaan Asep.
Dari keterangan Kepala Desa Balokang, Idis Amijaya, Asep pernah masuk ke kantor desa sebelum hilang kontak pada 8 November 2021 lalu.
Kades mengatakan, sejak saat itu hingga kini, keberadaan Asep ta dijetahui lagi.
“Kalau Kadus kan banyak kerja di lapangan, jadi jarang ke kantor. Tapi sebelum menghilang, Senin paginya itu masih ke kantor,” kata Idis kepada wartawan, Senin (21/11/2021).
Idris menambahkan, ada informasi yang beredar di masyarakat terkait Asep, Menurutnya, ia mendapat informasi jika kepala dusun itu memiliki masalah utang piutang dengan seorang warga.
“Kalau ceritanya, sama warga itu punya permasalahan hutang piutang,” tuturnya.
Namun ia menegaskan, misteri kadus yang hilang tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintah desa. Karena sebelumnya, kadus tersebut juga tidak memiliki permasalahan dengan desa.
“Kalau di desa nggak ada. Nggak ada masalah apa-apa,” tegasnya.
Baca Juga: Sempat Rusak Diterjang Banjir, Begini Kondisi Terkini Saluran Pipa PAM di Sambirejo
Lebih lanjut ia mengatakan, terkait menghilangnya Asep dapat mengganggu kinerjanya sebagai Kepala Dusun. Saat ini, pihak pemerintah desa pun tengah berencana melakukan pergantian jabatan.
Namun sebelum penggantian jabatan Kadus tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Banjar dan pihak kecamatan.
“Tidak harus menunggu sampai ketemu. Kalau sudah dibutuhkan, bisa saja nanti ada penggantian Kadus baru. Tapi itu nanti setelah kami koordinasi dengan Pemkot Banjar dan kecamatan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kopdes Merah Putih: Niat Mulia Memutus Rantai Tengkulak atau Proyek Ambisius yang Terburu-buru?
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Yang Datang Setelah Menggosipkan Orang
-
Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan
-
Lolos Seleksi Malah Kena Denda Rp100 Juta? Drama Rekrutmen Kopdes yang Bikin Geleng Kepala!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang