SuaraJabar.id - Sebuah video syur yang diduga merupakan rekaman video call antara seorang perempuan dan laki-laki menyebar melalui pesan Facebook warga Kabupaten Ciamis.
Dalam video itu terlihat seorang perempuan yang hanya menggunakan bra tengah asyik video call dengan pria yang tak mengenakan busana.
Di belakang perempuan itu, terlihat sebuah stiker Hello Kitty yang menempel di dinding.
Dari penelusuran, sejumlah warga Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, menduga jika penyebar video syur Hello Kitty tersebut merupakan si pemeran pria.
Baca Juga: Heboh Soal Genta Berbentuk Kelamin Pria Viral, PHDI : Sudah Dimusnahkan
Sedangkan perempuan yang hanya mengenakan bra dalam video tersebut diduga merupakan warga desa Desa Cilodog.
Salah seorang warga Cidolog yang enggan disebut namanya mengatakan, awalnya pelaku mengirim pesan melalui akun Facebook wanita tersebut.
“Si pelaku pakai akun Facebook si wanita, dia tanya kenal nggak sama orang ini? Sambil mengirim foto. Tetangga yah? Gitu dia nanya, setelah itu pelaku mengirim video itu,” katanya, Selasa (30/11/2021).
Warga kemudian mengenali pemeran wanita dalam video syur berlatar kamar Hello Kitty tersebut.
Penyebar juga diduga tidak hanya mengirimkan video ke satu akun Facebook, namun juga ke akun lainnya yang dekat dengan pemeran wanita.
Baca Juga: Detik-detik Dua Bocah Nyaris Diculik saat Pulang Sekolah
“Wanitanya udah menikah. Nggak tahu motifnya apa, entah mau meras atau gimana, tapi si lelaki yang video call itu yang kemungkinan nyebarin. Ada yang bilang videonya nggak cuma satu, tapi ada beberapa,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cilodog, Iyan mengaku tidak tahu menahu mengenai video syur Hello Kitty itu. Ia berjanji akan memberikan data yang lebih mendetail jika sudah menelusurinya.
Hingga berita ini diunggah, HR Online-jejaring Suara.com belum berhasil menghubungi wanita maupun pria yang terekam dalam video tersebut. Namun upaya cek fakta dengan menghubungi sejumlah narasumber yang mengetahui peristiwa ini sudah dilakukan.
“Abdi masih nuju tahapan penelusuran (saya masih dalam tahapan penelusuran),” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (30/11/2021).
Sekdes Cidolog ini menambahkan dirinya belum bisa mengonfirmasi benar tidaknya pemeran dalam video tersebut adalah warga Cidolog.
“Abdi ge teu acan tiasa nangtoskeun, bilih lepat da abdi teu acan ningali foto maupun vidiona (saya belum bisa menentukan, takut salah, karena saya belum melihat foto maupun video),” katanya.
Berita Terkait
-
Puan Ungkap Sempat Ada Rencana Megawati Video Call dengan Prabowo saat Lebaran, Tapi Batal karena...
-
CEK FAKTA: Rekrutmen Kemenkes 2025 di Facebook, Asli atau Tipu-Tipu?
-
Lebaran Tanpa Mudik? Ini 9 Aplikasi Video Call Terbaik untuk Jaga Silaturahmi!
-
Meta Kenalkan Fitur Imagine dan Karakter AI ke Indonesia, Apa Itu?
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja Perum DAMRI Beredar di Facebook
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar