SuaraJabar.id - Bagi kebanyakan orang, barang-barang bekas harus dianggap tidak akan ada lagi manfaatnya. Namun, di tangan orang kreatif, barang-barang bekas bisa menjadi sumber untuk mendapatkan uang.
Seperti ditangan Yusuf Sopian (50), warga Kampung Babakanpari RT 02 RW 04 Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ia merubah sebuah printer bekas menjadi robot es yang menghasilkan cuan baginya.
Ide kreatif Yusuf bermula ketika penjualan mainan dan jajanan anak yang digeluti sebelumnya dihantam pandemi COVID-19. Diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berupa larangan aktivitas di tempat umum serta penerapan belajar dari rumah membuat aktivitas usaha ikut terhenti.
Ayah tiga anak itu sebelumnya kerap berjualan mainan dan jajanan anak di Lapangan Brigif, Kota Cimahi setiap hari Minggu.
Sementara untuk hari biasa, Yusuf mengisi waktunya dengan berdagang jajanan anak di SDN Babakanpari, Kecamatan Batujajar.
"Pas pandemi COVID-19 usaha saya enggal bisa jalan. Lapangan Brigif ditutup, jadi tak biasa jualan. Terus dagang sempol juga berhenti karena sekolah tutup siswanya belajar online," ujar Yusuf belum lama ini.
Kondisi itu jelas berpengaruh terhadap ekonomi keluarganya. Yusuf pun harus berpikir keras untuk menghidupi keluarganya. Ia pun mendapat ide untuk menjual aneka minuman segar dengan metode asongan.
Menurutnya, meski aktivitas warga dibatasi dan kegiatan belajar dilakukan di rumah, namun anak-anak tetap sering bermain di luar rumah. Ruang publik tempat bermain anak-anak ini yang jadi sasaran jualannya.
"Saya memutuskan jualan asongan minuman dari satu tempat ke tempat lain. Fokusnya tempat main anak-anak seperti, pos kamling, lapangan, dan masjid," ujar Yusuf.
Baca Juga: Uang Kompensasi Proyek Kereta Cepat Nyangkut di Forum RW, Warga Lembah Teratai Resah
Untuk menarik pembeli, ia pun merakit printer jadi mesin Es Robot. Es Robot itu berfungsi sebagai penuang air secara otomatis keluar dari selang. Selang Es Robot itu akan mengisi gelas yang sudah diberi serbuk minuman berbagai rasa dan es batu. Setelah terisi penuh, penjual mengarahkan pengaduk ke gelas yang secara otomatis berhenti.
Kreativitas Es Robot ini berhasil menarik simpati anak-anak. Usaha Yusuf laku keras. Dalam sehari Ia biasa menjual maksimal 200 gelas minuman dengan harga Rp 2.000 tiap satu gelas. Dari ide kreatifnya, Yusuf bisa mendapat untung bersih sekitar Rp 3 juta sebulan.
"Alhamdulillah anak-anak banyak yang suka jualan saya selalu habis. Saya juga jadi banyak diundang ke acara TV karena viral di medsos," tuturnya.
Berbekal Sekolah Kejuruan
Inovasi Es Robot yang dibuat Yusuf ternyata tak hadir begitu saja secara instan. Yusuf pernah mengenyam sekolah teknik kelistrikan di STM 5 Pajajaran Bandung ikut mempengaruhi dirinya. Ia mempraktikkan pelajaran di bangku sekolah tentang skema kelistrikan bolak-balik yang diterapkan dalam mesin printer.
Yusuf menjelaskan Es Robot dirakit dari berbagai limbah. Selain printer, Ia menggunakan akumulator atau aki 12 volt bekas kendaraan roda dua, selang bekas dispenser, tabung pendingin, serta komponen elektronik bekas mainan yang dipakai untuk mengatur waktu pompa mengisi air ke dalam gelas.
Berita Terkait
-
Kenapa Ide Kreatif Muncul Saat Kita Melamun dan Mau Tidur?
-
INNOCEAN Memuncaki Peringkat Kreatif Korea dan Menembus Papan Atas Asia
-
Kerajinan Jogja Sukses Diekspor, Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi di Pasar Global
-
35 Kartu Ucapan Lebaran Kreatif dan Keren untuk Hampers, Gratis Tinggal Cetak!
-
Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Ubah Kreativitas Jadi Bisnis di Era Ekonomi Kreatif
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
Menanti Ketuk Palu Jakarta: Pemkab Sukabumi Bersiap Terapkan WFH Demi Tekan Konsumsi BBM
-
Saat Tabung Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah: Penyebab Tabung Melon Langka di Sukabumi Selatan
-
Insiden Dramatis di Citarik: Saat Deterjen Menaklukkan Si Jago Merah di Atas Truk Elpiji
-
Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api