SuaraJabar.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi merilis, persentasi tingkat pengangguran terbuka di Kota Cimahi, Jawa Barat mencapai 13,07 persen atau sebanyak 38.193 orang pada tahun 2021.
Jumlah angka pengangguran terbuka itu turun sedikit dibandingkan yang tercatat pada Agustus 2020 yang mencapai 39.055 orang atau sebesar 13,30 pereen.
"Jadi memang angka pengangguran terbuka turun karena jumlah pengangguran memang turun. Walaupun jumlah angkatan kerja di Cimahi juga turun," ungkap Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Kota Cimahi, Windi Pramudyawardani saat dihubungi Suara.com pada Senin (6/12/2021).
Jumlah pengangguran di Kota Cimahi sendiri sempat naik drastis ketika pandemi COVID-19 mewabah tahun 2020. Bahkan menempati urutan terbesar kedua dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Sementara memasuki tahun 2021, kata Windi, jumlah pengangguran di Kota Cimahi tidak mengalami penambahan. Meski begitu, jumlah pengangguran di Kota kecil ini masih menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat.
"Di 2021 jumlah pengangguran tidak bertambah dan sudah ada yang mendapat pekerjaan. Tapi hanya sedikit, sehingga TPT (tingkat pengangguran terbuka) Cimahi jadi paling tinggi se-Jabar. Jadi TPT Cimahi turun, tapi penurunan TPT di kabupaten kota lain di Jabar lebih cepat daripada Cimahi," beber Windi.
Kemudian yang menarik, terang Windi, jumlah pekerja perempuan dan pencari kerja atau pengangguran perempuan justru meningkat.
"Artinya peran perempuan dalam angkatan kerja di kondisi pandemi ini justru makin besar," ucapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan, tahun lalu jumlah penangguran di Kota Cimahi sendiri tahun 2020 memang meningkat.
Baca Juga: Kemenkes Ingin Indonesia Jadi Negara Pertama yang Bebas Pandemi Covid-19
Namun berdasarkan pantauan, kata dia, pekerja yang sebelumnya dirumahkan mulai aktif kembali bekerja.
"Sekarang yang dirumahkan sudah mulai dipekerjakan kembali. Artinya perusahaan sudah mulai menggeliat kembali setelah dihantam pandemi COVID-19," kata Yanuar.
Untuk mencegah pengangguran kembali bertambah, pihaknya akan memaksimalkan pelatihan dan peningkatan kompetensi dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Cimahi.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Ekspor Melonjak, Tapi RI Tetap Defisit! Impor Migas Rp3,49 Miliar AS Jadi Biang Kerok
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Ekonomi RI Belum Lepas dari Jawa, Indonesia-sentris Tinggal Slogan?
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar