SuaraJabar.id - Persib Bandung bakal menjalani laga terakhir di putaran pertama BRI Liga 1 2021 melawan Persik di Stadion Sultan Agung Bantul, pada Minggu (12/12/2021).
Persib diprediksi bakal tampil all out dan mengincar kemenangan di laga tersebut.
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengatakan, Maung Bandung harus meraih kemenangan untuk menempatkan diri di papan atas klasemen sementara.
Persib saat ini berada di peringkat ketiga dengan 31 poin, hasil 9 kali menang, 4 imbang dan 3 kalah.
"Ini laga terakhir di putaran pertama yang sangat penting. Kami harus meraih tiga poin untuk tetap berada di papan atas. Di putaran kedua nanti, kami akan tampil komplet dan kami menantikan," kata Robert, Sabtu 11 Desember 2021.
Robert tidak mau memandang sebelah mata Persik, meskipun posisi klasemen tim berjuluk Macan Putih itu berada jauh di bawah timnya.
Menurut pelatih berusia 67 tahun itu, Persik Kediri memiliki potensi membahayakan skuad asuhannya.
"Persik juga punya skema penyerangan yang baik. Di awal liga, mungkin ada sedikit adaptasi dengan situasi baru. Kami melihat Persik secara serius. Tapi kami juga tahu kekuatan yang kami miliki. Kami sebelumnya tidak pernah tampil seperti di laga terakhir dan tidak akan mengulanginya di laga melawan Persik," kata Robert, Sabtu (11/12/2021).
Sementara itu, Persik tak ingin tren menanjaknya dalam tiga laga terakhir kandas. Pelatih Persik Kediri, Javier Roca mengaku akan menginstruksikan skuad asuhannya untuk selalu waspada meladeni permainan Pangeran Biru.
Baca Juga: 5 Top Bola Sepekan: 3 Pelatih yang Cocok Gantikan Robert Rene Alberts di Persib
Persik Kediri tengah dalam tren positif setelah menahan imbang Persebaya dan meraih kemenangan beruntun atas Persita dan Barito Putera.
Saat ini, Persik berada di peringkat 14 dengan raihan 17 poin hasil dari 4 kali menang, 6 imbang dan 7 kalah.
"Persib punya komposisi pemain terbaik di Indonesia. Kita enggak mau lihat hasil pertandingan terakhir. Mereka memang menguasai pertandingan tapi pada satu titik hilang konsentrasi dan tidak bisa dapat poin penuh. Tapi tetap, kami harus waspada," ujar Roca.
Melihat performa kedua tim saat ini, dan posisi dalam klasemen Liga 1, siapa yang lebih diunggulkan dalam prediksi skor Persib vs Persik untuk laga sore nanti?
Lama tak berjuma, Persik Kediri vs Persib Bandung akan kembali bertarung pada laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2021/2022.
Pertandingan tersebut adalah laga penutup bagi keduanya di putaran pertama kometisi musim ini.
Berita Terkait
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini
-
11 Pemain Asing Sudah Diamankan Persib Bandung untuk Arungi Musim 2026/2027
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar