SuaraJabar.id - Menggelar pernikahan secara sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA) belakangan ini menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat. Kondisi pandemi Covid-19 yang tak memungkinkan mengundang banyak orang membuat nikah di KUA semakin mendapat tempat di kalangan masyarakat.
Selain aman dari segi kesehatan, nikah di KUA juga lebih terjangkau. Sehingga, kita bisa menyimpan dana kita untuk rencana keluarga di masa depan.
Calon pengantin bisa mendatangi KUA Kecamatan dengan membawa beberapa syarat berikut:
1. Surat keterangan mengenai orang tua (model N4)
2. Surat persetujuan mempelai (model N3)
3. Surat keterangan asal-usul (model N2)
4. Surat keterangan untuk nikah (model N1)
5. Surat keterangan kehendak nikah (model N7) surat ini bisa diwakilkan oleh wali jika calon pengantin berhalangan.
6. Kartu imunisasi, bukti sudah melakukan imunisasi TT1 calon pengantin wanita, dan imunisasi TT 2 dari puskesmas sebagai salah satu Syarat nikah di KUA.
Baca Juga: Usai Menikah, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Ingin Selalu Kerja Bareng
7. Biaya untuk pencatatan nikah sekitar Rp30.000
8. Surat izin dari pengadilan jika tidak ada surat izin dari orang tua.
9. Pas foto sebanyak 3 lembar ukuran 3 x 2
10. Jika calon suami kurang dari 19 tahun dan calon istri kurang dari 16 tahun maka perlu surat dispensasi dari pengadilan.
11. Jika termasuk anggota polisi atau TNI membutuhkan surat izin dari atasan.
12. Surat izin dari pengadilan jika ingin beristri lebih dari 1 orang
13. Surat keterangan kematian istri atau suami yang ditandatangani Lurah sebagai dasar pengisian model N6 jika janda atau duda.
14. Akta cerai jika sebelumnya sudah pernah menikah namun bercerai.
Jika syarat nikah di KUA tersebut sudah dipenuhi, maka Anda bisa melakukan cara nikah di KUA. Namun ada juga beberapa kelengkapan dokumen lainnya sebagai kelengkapan dokumen.
Prosedur untuk Calon Suami
1. Calon suami perlu mendapatkan surat pengantar dari RT-RW. Kemudian bawa ke kelurahan agar bisa mendapatkan isian blangko N1 hingga N4.
2. Jika calon istri tinggal di kecamatan yang berbeda, perlu surat pengantar dari KUA. Namun jika dalam satu kecamatan yang sama maka semua berkas diserahkan pada calon istri.
3. Syarat nikah di KUA agar bisa mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan adalah dengan membawa beberapa berkas seperti:
- FC KTP
- Akta kelahiran dan KK
- Pas foto 2 x 3 sebanyak 5 lembar untuk calon istri dari luar daerah
- Pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar untuk calon istri yang satu daerah
Prosedur untuk Calon Istri
1. Membikin surat pengantar RT-RW dan membawanya ke kelurahan agar mendapatkan isian blangko N1 hingga N4.
2. Mendaftarkan nikah ke KUA dan melakukan pemeriksaan administrasi didampingi oleh wali dan calon suami.
3. Sebelum melaksanakan nikah di KUA, calon istri dan calon suami akan mendapatkan nasihat perkawinan dari BP4.
Mengurus Persyaratan Secara Online
Sekarang mengurus syarat nikah juga bisa melalui online lho! Melansir laman resmi Kementerian Agama, ada beberapa dokumen penting yang harus disiapkan sebagai persyaratan nikah di KUA secara online, di antaranya:
- N1 - Surat Pengantar Nikah (Didapat dari Kelurahan atau Desa)
- N3 - Surat Persetujuan Mempelai
- N5 - Surat Izin Orang Tua (Jika calon pengantin umurnya di bawah 21 tahun)
- Surat Akta Cerai (Jika calon pengantin sudah cerai)
- Surat Izin Komandan (Jika calon pengantin TNI atau POLRI)
- Surat Akta Kematian (Jika calon pengantin duda atau janda yang ditinggal mati)
- Izin atau Dispensasi dari Pengadilan Agama, apabila: calon suami kurang dari 19 tahun, calon istri kurang dari 19 tahun, dan izin poligami
- Izin dari Kedutaan Besar untuk WNA
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Fotokopi Kartu Keluarga
- Fotokopi Akta Lahir
- Surat Rekomendasi Nikah dari KUA Kecamatan (Jika nikah dilangsungkan di luar wilayah tempat tinggal calon pengantin)
- Pasfoto ukuran 2 x 3 (5 lembar)
- Pasfoto ukuran 4 x 6 (2 lembar)
Jika dokumen persyaratan nikah di KUA tersebut sudah siap, langkah selanjutnya adalah mendaftar secara online di laman resmi simkah.kemenag.go.id. Berikut ini cara daftar nikah online sesuai langkah-langkah dari Kemenag:
1. Akses laman resmi simkah.kemenag.go.id
2. Klik daftar nikah
3. Pilih KUA tempat pelaksanaan pernikahan dengan mengisi data berikut ini:
- Provinsi
- Kabupaten atau Kota
- Kecamatan
- Nikah di
- Tanggal akad nikah
- Waktu akad nikah
4. Setelah jadwal tersedia, Sahabat akan diarahkan ke tahap selanjutnya. Klik pilihan “lanjut”
5. Isi form pendaftaran nikah
6. Setelah semua data dan dokumen persyaratan nikah di KUA diunggah, cetak bukti pendaftaran
7. Segera datang ke KUA dengan menyerahkan berkas lengkap persyaratan nikah di KUA untuk diverifikasi.
Demikian tahapan dan syarat nikah di KUA secara offline maupun online. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk para calon mempelai yang hendak melangsungkan pernikahan.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
-
Arah Keberuntungan dan Kesialan Berdasarkan Angka Kua Pria dan Wanita
-
Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya
-
Aktor Koo Kyo Hwan dan Sutradara Yi Ok Seop Ungkap Sudah Menikah Sejak 2022
-
10 Hari Menikah, Aktor Kentaro Sakaguchi Dilaporkan Berselisih dengan Istri
-
6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon
-
Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online
-
Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya
-
Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan
-
Polisi Amankan Dua Terduga Pencuri Kabel Menara Seluler di Cicalengka