Kue natal beragam mulai dari kue kering manis, kue coklat, atau kue kering asin. Beragam kue ini bisa menjadi bisnis sampingan yang laris manis menjelang Natal.
Walaupun bisnis kue sudah menjamur, kue-kue natal yang dijual tidak semuanya enak dimakan. Artinya, untuk berbisnis kue ini, Anda harus mengutamakan kualitas dan memberikan harga yang sesuai dengan kualitas kue yang Anda jual. Tak punya kemampuan untuk membikin sendiri?
Tak masalah. Anda masih tetap bisa berbisnis kue Natal dengan mengajak rekan bekerjasama atau mengambil di tempat lain lalu menjualnya dengan label Anda sendiri.
4. Bisnis Jasa Dekorasi
Sejumlah orang tak memiliki waktu untuk mencari bahan dan menghias rumah dalam momen Natal. Alhasil dekorasi Natal di rumah terlihat biasa saja atau relatif tak ada bedanya dengan sehari-hari. Ini bisa menjadi peluang bagi bisnis dekorasi.
Tak hanya ruangan rumah, dekorasi Natal bisa diaplikasikan hingga kebun atau halaman rumah. Dekorasi Natal pun tak selamanya harus besar dan mewah. Penataan yang sederhana tapi mengena bakal menambah momen kebersamaan.
Anda bisa memulai bisnis jasa dekorasi dengan mengumpulkan contoh tema dekorasi Natal yang menarik, kemudian mengumpulkan pernak-perniknya. Jika sudah lengkap, Anda bisa mempromosikan bisnis pada kerabat, saudara atau melalui media sosial.
5. Bisnis Jasa Fotografi
Tak semua orang bisa mengabadikan momen perayaan Natal dengan keren dan mengena. Di sini, kemampuan fotografi Anda bisa dimanfaatkan untuk mendulang cuan. Bisnis jasa fotografi menjadikan hasil foto di momen Natal tentunya lebih bagus sehingga dicari orang.
Baca Juga: 20 Ucapan Natal dan Tahun Baru 2022 untuk Keluarga dan Sahabat
Selain foto, Anda bisa memberikan paket edit dan cetak foto dengan berbagai ukuran, baik di album atau bingkai. Layanan Anda bakal makin lengkap jika menyediakan jasa videografi. Jika punya beberapa layanan, bekerjalah dengan tim supaya hasilnya lebih maksimal.
6. Bisnis Katering
Bisnis katering juga berpotensi laris manis pada perayaan Natal. Ya, rata-rata orang lebih suka membeli masakan siap santap ketimbang memasak sendiri.
Hal ini karena umat Kristiani biasanya fokus pada ibadah dan berkumpul bersama keluarga. Apabila Ada berminat membuka bisnis katering, Anda bisa menjual menu-menu khas Natal.
Ingat, menu katering Natal berbeda dengan menu makanan pada hari biasa. Hidangan yang tersaji umumnya merupakan hidangan khas daerah.
Misalkan, orang Batak yang merayakan Natal pasti tak akan lupa menyediakan menu Ayam Gota. Adapun orang Manado akan menjadikan menu Paniki sebagai santap pada hari Natal. Perhatikan kualitas masakan Anda agar bisnis katering Anda tetap berkembang tidak hanya menjelang Natal saja.
Berita Terkait
-
4 Ide Unik Untuk Rayakan Christmas Dinner Ala Korea
-
20 Ucapan Natal dan Tahun Baru 2022 untuk Keluarga dan Sahabat
-
Hidup Mewah, Ini Sumber Penghasilan Suami Krisdayanti
-
Polemik Hukum Ucapan Selamat Natal, Buya Arrazy : Bukan Akidah
-
Terapkan Pembatasan di Malioboro saat Nataru, Kapasitas Zona ditambah Maksimal 1.000 Orang
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tipu Korban Rp2 Miliar Pakai Cek Kosong, Berkas Rio Delgado Hassan Resmi Dilimpahkan ke Kejati Jabar
-
Pabrik di Tangerang Klarifikasi Isu Pencemaran: Ada Dugaan Pemerasan?
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste