SuaraJabar.id - Umat Katolik diminta untuk selalu menjaga persaudaraan antar umat.
Hal tersebut disampaikan Uskup Bandung saat Misa Natal di Gereja Katedral Santo Petrus Bandung, Sabtu (25/12/2021).
Uskup Keuskupan Bandung, Mgr Antonius Subianto Bunjamin mengatakan, Natal tahun ini mengangkat tema kasih tuhan menggerakkan persaudaraan sesama.
"Bagaimana kami yang mengalami dikasih oleh tuhan kalau sungguh-sungguh mengalami dikasih oleh tuhan, dan percaya kepada tuhan, maka akan menggerakkan kita untuk bersahabat dan berkerabat dengan siapa pun tanpa mengenal SARA," ujar Antonius.
Perdamaian ini mesti merangkul semua agar selalu terjaga dan sejahtera. Hal itu sejatinya sudah dibuktikan, kata Antonius, karena umat beragama banyak yang sudah menjaga perdamaian dan saling membantu satu sama lain.
"Kami bersyukur kepada tuhan kemarin kita juga melihat berita di Ambon para pemuda Islam menjaga gereja-geraja, lalu ada juga diberitakan, ada seorang kakek muslim yang mewariskan tanahnya untuk gereja," ucapnya.
Tak hanya itu, menurut Antonius, ada bagian gereja menyediakan tanahnya untuk masjid atau mushola.
Nilai seperti itulah yang mesti diwujudkan oleh umat demi terciptanya persaudaraan yang terjaga dan damai.
"Mudah-mudahan bukan persaudaraan antaragama saja, tapi antar suku bangsa. Dan ini tantangan kepada kita, apakah kita bisa bersaudara? Bisa tidak kita bersaudara? Untuk apa merayakan natal kalau kita tidak bisa bersaudara," katanya.
Baca Juga: Fakta Menarik Gereja Katedral Jakarta dan Sejarahnya
Terakhir, Antonius meminta umat untuk tetap menahan diri agar tidak euforia pada Natal dan tahun baru ini, dan melewatinya dengan penuh khidmat.
"Saya berharap kepada umat dan masyarakat untuk menahan diri kalaupun terpaksa harus pergi tetap menjaga prosedur kesehatan dan jangan main-main dengan kesehatan, dan mudah-mudahan tergerak untuk vaksin, menjaga kesehatan, pola makan, pola istirahat," tutupnya.
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat